Siantar Corner
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Siantar Corner
  • SMSI
  • danautoba.co.id
  • Siantar
  • Simalungun
  • Dunia
  • Bisnis
  • Future
  • Gallery
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Seremoni
Home Berita

Remaja di Belawan Tewas karena Luka Tembak-Polisi Bilang Kena Senjata Tajam

Editor: Dhev Fretes Bakkara
18 Januari 2024 | 17:25 WIB
in Berita
ADVERTISEMENT

diduga disebabkan oleh tembakan polisi saat mereka membubarkan tawuran antarkelompok di Lorong Melati, Kelurahan Belawan Satu, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), pada malam Selasa (16/1/2024). Saat ini, Rio sedang dirawat di RS Pirngadi Medan.

Pada saat itu, Polres Pelabuhan Belawan berusaha membubarkan pertikaian antara kelompok remaja di Lorong Melati, Lorong Tigor, dan Lorong Papan, yang melibatkan penggunaan senjata tajam dan lemparan batu.
Peristiwa dugaan penembakan terjadi dengan sangat cepat, dengan warga setempat mendengar dua kali suara tembakan. Setelah suara tembakan kedua, Rio ditemukan terkapar di tanah.

Nur, seorang saksi, menyatakan bahwa korban mengalami luka kritis dan pendarahan tidak berhenti-berhenti, dengan peluru diduga menembus kepala Rio. Nur, yang tampak menangis, menyebut bahwa dia tidak mengetahui lebih lanjut dan hanya mengetahui informasi tersebut dari orang tua korban.
Korban yang dalam kondisi kritis telah dilarikan ke RS Pirngadi Medan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan terkait insiden ini.

Polisi juga telah membubarkan tawuran dan menyita senjata tajam yang digunakan oleh kedua kelompok remaja. Saat ini, masih belum jelas apakah tindakan penembakan yang diduga dilakukan oleh petugas kepolisian sesuai dengan prosedur penanganan kasus tawuran.
Situasi di lokasi kejadian pasca-insiden dan kondisi terkini korban menjadi perhatian utama masyarakat setempat. Hingga saat ini, Polres Pelabuhan Belawan belum memberikan keterangan resmi terkait kasus tersebut.
Keluarga menegaskan Rio Fahrezi atau RF (17) tewas akibat luka tembak di bagian kepala. Pelakunya diduga petugas kepolisian yang mengamankan tawuran di Jalan Taman Makam Pahlawan, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan.Adela Mandasari (30) selaku kakak korban mengatakan kejadian itu berlangsung pada Selasa (16/1/2024) sekitar pukul 21.30 WIB.

Sepengetahuannya, RF awalnya keluar dari rumah karena ingin membeli nasi. “Awalnya dia bilang minta (uang) jajan Rp 3 ribu beli nasi. Keluar dia (RF). Tiba-tiba warga datang, bilang RF ditembak sama polisi. Lukanya di kepala, dari bagian belakang tembus ke kening,” kata Adela saat diwawancarai di RSUD Pirngadi, Rabu (17/1). “Lalu, dibawa lah dia sama abangnya ke RS PHC (Prima Husada Cipta). Ceritanya, pas RF keluar itu memang ada tawuran. Jadi, di video itu, polisinya dari dalam mobil patroli menembak. Pelurunya pun ada ini,” sambungnya. RF kemudian dirujuk ke RSUD Pirngadi Medan.

Saat itu kondisi RF kritis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. “Pasien itu (RF) sudah meninggal dunia sekitar pukul 16.00 WIB. Ia meninggal karena luka tembakan di bagian kepalanya,” kata Humas RSUD Dr Pirngadi Medan, Gibson Girsang kepada detikSumut, Rabu (17/1/2024). Keterangan Gibson ini menguatkan pengakuan dari kakak kandung RF bernama Adela Mandasari (30). Namun polisi punya cerita berbeda Dilansir detik, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Janton Silaban membantah RF terkena luka tembakan.

Melainkan RF terkena senjata tajam. “Jadi sejauh ini diketahui kepala RF terluka karena terkena benda tajam dan batu, bukan peluru. Namun petugas ini tetap selidiki,” kata Janton. Bahkan Janton mengungkapkan bila RF termasuk orang yang turut melakukan penyerangan ke A.

Kronologi yang jauh berbeda dengan informasi ddi pihak keluarga. Kata Janton, awalnya ada seorang warga berinisial A sedang duduk di depan Lorong Melati. Kemudian, tiba-tiba ada kelompok pemuda lainnya berinisial AY Cs mendatangi A dan membancok bagian tangan kiri dan punggung. Alhasil, A melarikan diri ke dalam Lorong Melati.

Melihat hal itu, warga Lorong Melati mengejar kelompok AY CS sehingga terjadi aksi saling serang. “Atas kejadian ini lah ada 1 orang yang alami luka sobek di bagian kepala, itu lah si RF (yang turut melakukan penyerangan ke A). Kemudian RF dibawa ke rumah sakit PHC dan kini dirujuk ke RSUD Pirngadi. Diduga keributan ini karena dipicu aksi balas dendam,” tuturnya. Menurut keterangan warga, terjadi dua letusan senjata api. Setelah itu, warga mendapati RF terkapar dengan luka tembus di kepala. “Kritis dia (korban) darahnya enggak berhenti-berhenti. Itu katanya pelurunya tembus di kepala,” ucap Nur, kakak korban dilansir (dikutip dari berbagai sumber)

| BERITA TERBARU

Simalungun

IPDA Bilson Hutauruk Pimpin Pengungkapan, Polsek Bosar Maligas Ringkus Pelaku Pencurian Kabel Tembaga Rp40 Juta di KEK Sei Mangkei

22 Juni 2026 | 10:26 WIB
Simalungun

IPDA Yancen Hutabarat, Polisi Edukatif yang Menanamkan Kesadaran Berlalu Lintas Sejak Bangku Sekolah

22 Juni 2026 | 10:24 WIB
Berita

Wanita  Viral  Diduga Konsumsi “Pod Getar”  Mengandung Ethomidate  Akhirnya Minta Maaf 

22 Juni 2026 | 00:52 WIB
Siantar

Wesly Silalahi Apresiasi Konser Bertabur Bintang PASU, Tegaskan Seni Budaya Jadi Kekuatan Pembangunan Siantar

21 Juni 2026 | 22:45 WIB
Berita

Minggu Kasih HUT Polri ke-80, Gegana Brimob Sumut Tebar Kepedulian dan Semangat untuk Anak Berkebutuhan Khusus

21 Juni 2026 | 11:55 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2017-2026 Siantarcorner.com

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara berita hoax sport

No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2017-2026 Siantarcorner.com

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara berita hoax sport