Ketua KONI Kota Pematangsiantar Riau Alexander Siahaan tampil di garda terdepan mendukung kebangkitan sepak bola usia dini melalui pembukaan Liga Sepak Bola Usia Dini Kota Pematangsiantar Tahun 2026 di Lapangan Farel Pasaribu, Kamis (07/05/2026) sore.
Di tengah semangat ratusan pelajar dan pendukung yang memadati lapangan, Riau Siahaan menegaskan bahwa kompetisi usia dini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan langkah serius mencetak calon atlet masa depan yang siap mengharumkan nama Kota Pematangsiantar.
“Kalau ingin punya atlet hebat, pembinaan harus dimulai sejak kecil. Liga ini menjadi pondasi lahirnya pemain-pemain berkualitas dari Pematangsiantar,” tegas Riau Siahaan.
Liga yang dibuka langsung Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn itu diikuti 21 sekolah dasar sederajat dengan kategori U-8, U-10, dan U-12. Kompetisi akan berlangsung selama 15 kali pertemuan setiap hari Kamis.
Bagi Riau Siahaan, pembinaan olahraga tidak boleh hanya berfokus pada kemenangan, tetapi juga membentuk mental, disiplin, dan karakter generasi muda.
“Sepak bola mengajarkan kerja keras, sportivitas, kekompakan, dan tanggung jawab. Ini yang harus dibangun sejak dini,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Pematangsiantar bersama Dinas Pariwisata dan Askot PSSI yang dinilai serius membuka ruang pembinaan bagi anak-anak berbakat.
Menurutnya, kompetisi seperti ini harus terus digelar secara berkelanjutan agar bakat-bakat muda tidak tenggelam dan memiliki jalur pembinaan yang jelas menuju prestasi lebih tinggi.
“KONI siap mendukung pembinaan atlet muda. Kita ingin Pematangsiantar dikenal sebagai daerah yang melahirkan pesepakbola berbakat,” katanya penuh optimisme.
Suasana pembukaan liga berlangsung meriah. Para peserta tampak antusias mengikuti pertandingan perdana yang menjadi awal perjalanan mereka mengukir mimpi di dunia sepak bola.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, pimpinan OPD, pengurus Askot PSSI Kota Pematangsiantar, para camat, kepala sekolah, pelatih, dan orang tua peserta.

