Belum sehari diperkenalkan, aplikasi pengaduan masyarakat “Hallo Kapolres Simalungun” langsung diuji di lapangan. Aduan warga terkait maraknya knalpot brong di kawasan Bandar Masilam, Kecamatan Bandar Huluan, langsung ditindaklanjuti jajaran Polsek Bandar Huluan bersama Satlantas Polres Simalungun.
Aduan tersebut masuk pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 12.38 WIB. Seorang warga berinisial AN melaporkan suara bising knalpot brong yang disebut kerap mengganggu ketenangan warga di kawasan Sei Langgei, Huta Bahsulum, Nagori Bandar Masilam I.
Keluhan warga itu disebut bukan persoalan sesaat. Menurut pelapor, suara knalpot brong terdengar hampir sepanjang hari, mulai pagi, siang, sore hingga malam bahkan tengah malam.
“Kami langsung bergerak begitu laporan pengaduan masyarakat masuk melalui Hotline Hallo Kapolres Simalungun di wilayah hukum Polsek Bandar,” ujar Kapolsek Bandar Huluan IPTU Patar Banjarnahor, S.H., M.H.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Bandar Huluan bersama Satlantas Polres Simalungun turun langsung ke lokasi. Sejumlah personel yang terlibat di antaranya IPTU P. Banjarnahor, IPTU Pangeran H. Sidauruk, AIPTU Sy. Siregar, AIPTU MU. Sihombing, AIPTU Mohd. Ilhamsyah dan AIPTU Andre Siregar.
Petugas tidak hanya melakukan pengecekan lokasi, tetapi juga berkomunikasi langsung dengan pelapor untuk memastikan kondisi yang dikeluhkan masyarakat.
Selain itu, polisi menyasar bengkel-bengkel sepeda motor di wilayah tersebut. Para pemilik maupun mekanik diimbau tidak merakit atau memasang knalpot yang menimbulkan kebisingan dan mengganggu masyarakat.
“Gunakanlah knalpot standar. Apabila nantinya ditemukan para montir tidak mengindahkan imbauan ini, kami akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk segera ditindaklanjuti, karena hal ini dapat meresahkan masyarakat,” tegas IPTU Patar.
Respons cepat tersebut menjadi salah satu tindak lanjut awal dari aplikasi Hallo Kapolres Simalungun, yang dirancang sebagai saluran komunikasi langsung antara masyarakat dengan kepolisian.
Bagi pelapor, respons tersebut menjadi pengalaman langsung bahwa keluhan yang disampaikan melalui aplikasi tidak berhenti sebagai laporan.
AN mengaku puas setelah aduannya mendapat tindak lanjut dari jajaran kepolisian.
“Saya yang melaporkan bahwa di sekitar Sei Langgei merasa terganggu dengan adanya knalpot brong, dan saya merasa senang dan bangga atas respons cepat dari Bapak Kapolsek Bandar dan personel Satlantas Polres Simalungun. Atas pelayanan Polres Simalungun saya merasa puas, terima kasih Bapak Kapolres Simalungun,” ungkapnya.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan, penanganan aduan tersebut menunjukkan bahwa kanal pengaduan masyarakat dapat langsung digunakan untuk merespons persoalan kamtibmas di lapangan.
“Selama kegiatan berlangsung, situasi di lapangan tetap kondusif, aman, dan terkendali,” pungkasnya.
Polres Simalungun berharap keberadaan aplikasi Hallo Kapolres Simalungun dapat semakin mendekatkan pelayanan kepolisian dengan masyarakat. Aduan warga diharapkan dapat menjadi informasi awal bagi polisi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan di wilayah hukum Polres Simalungun.
