Pergantian jabatan di tubuh Polri tidak selalu harus berlangsung dalam suasana formal dan penuh seremoni. Di Polres Simalungun, momentum tersebut justru dirangkai dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan melalui kegiatan pisah sambut pejabat yang dipimpin langsung Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., Selasa (11/8/2026).
Usai pelaksanaan serah terima jabatan, keluarga besar Polres Simalungun kembali berkumpul di Aula Tathya Dharaka Mako Polres Simalungun, Jalan Jhon Horailam Saragih, Pamatang Raya, Kecamatan Raya. Bukan hanya menjadi seremoni pergantian pejabat, pertemuan itu menjadi ruang untuk memberikan penghormatan kepada pejabat lama sekaligus menyambut pejabat baru sebagai bagian dari keluarga besar Polres Simalungun.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata upaya membangun kultur organisasi yang humanis, hangat dan penuh kebersamaan.
“ Kegiatan ini merupakan bentuk nyata Polri untuk masyarakat, sekaligus wujud kultur organisasi yang humanis dalam menjaga kebersamaan di lingkungan internal Polres Simalungun,” ujar AKP Verry Purba.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB itu turut dihadiri Kapolres Simalungun bersama Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ny. Nanik M. Aritonang, para Pejabat Utama Polres Simalungun, jajaran pengurus Bhayangkari, serta 17 Kapolsek jajaran.
Suasana semakin cair ketika seluruh keluarga besar Polres Simalungun mengikuti jamuan makan siang bersama. Momen tersebut menjadi simbol sederhana namun bermakna bahwa di balik dinamika pergantian jabatan, ikatan kekeluargaan dan kebersamaan tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan organisasi.
Empat jabatan yang mengalami pergantian turut menjadi bagian utama dalam kegiatan pisah sambut tersebut. Jabatan Kabag Ops diserahkan kepada AKP Tukkar Lungun Simamora, S.H., M.H., sedangkan PS Kasi Hukum dipercayakan kepada IPTU Niasran Simanjuntak, S.H., M.H.
Sementara itu, jabatan Kasat Lantas beralih dari IPTU Devi Siringo-ringo, S.H., S.Sos., kepada AKP Priska Susana Suardi, S.H. Sedangkan jabatan Kapolsek Purba beralih dari AKP Edwin Angkasa Simanjuntak kepada IPTU Budianto Silalahi.
Bagi pejabat lama, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menerima apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Polres Simalungun. Sementara bagi pejabat baru, kegiatan menjadi kesempatan untuk memperkenalkan diri dan membangun kedekatan dengan seluruh personel serta keluarga besar Polres Simalungun.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasinya, sekaligus memperkenalkan pejabat baru kepada seluruh warga Polres Simalungun,” kata AKP Verry Purba.
Lebih dari sekadar acara perpisahan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menjaga tali silaturahmi. Perpindahan tugas tidak diharapkan menjadi akhir dari hubungan yang telah terbangun selama menjalankan tugas bersama.
“Kegiatan ini menjadi sarana menjaga silaturahmi agar hubungan baik dan kebersamaan tidak terputus akibat perpindahan tugas, sekaligus menumbuhkan energi dan motivasi baru untuk melanjutkan program kerja ke depan,” tutur AKP Verry Purba.
Suasana kekeluargaan yang dibangun dalam kegiatan itu sekaligus memperlihatkan bahwa dinamika organisasi dapat berjalan berdampingan dengan hubungan emosional antarpersonel. Pergantian posisi dipandang sebagai bagian dari perjalanan pengabdian, bukan sebagai pemutus hubungan.
“Kegiatan ini menjadi simbol transisi yang lancar, harmonis, dan santun, sehingga proses regenerasi kepemimpinan dapat berjalan dengan penuh kekeluargaan,” jelasnya.
Pelaksanaan pisah sambut tersebut mengacu pada Keputusan Kapolda Sumut Nomor KEP/591/VIII/2026, Surat Telegram Kapolda Sumut Nomor ST/520/VIII/KEP/2026, Surat Telegram Kapolres Simalungun Nomor ST/85/VIII/KEP/2026, serta Surat Perintah Kapolres Simalungun Nomor Sprin/506/VIII/Kep/2026 tanggal 8 Agustus 2026.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan penuh keakraban hingga berakhir sekitar pukul 13.30 WIB.
Di tengah dinamika pergantian jabatan, satu pesan kuat yang terasa dari kegiatan tersebut adalah bahwa tugas dapat berpindah, jabatan dapat berganti, namun semangat kebersamaan tetap harus dipertahankan.
Dengan terjaganya kekeluargaan, Polres Simalungun berharap proses transisi kepemimpinan di setiap lini organisasi dapat berjalan mulus sekaligus menghadirkan energi baru untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

