Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Ar-Rohman, Dusun Silandoyung, Nagori Silou Paribuan, Kecamatan Silou Kahean, Kabupaten Simalungun, tak sekadar menjadi momentum keagamaan.
Kegiatan yang digelar Minggu (4/10/2026) malam itu juga menjadi ruang memperkuat komunikasi antara kepolisian, pemerintah, legislatif, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga aparatur nagori.
Kapolsek Silou Kahean AKP Edy Syahputra, S.H., M.H., bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Dodi H. Saragih hadir langsung dalam kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB tersebut.
Kehadiran jajaran kepolisian disebut sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan masyarakat sekaligus upaya menjaga hubungan yang semakin dekat dengan warga.
Dalam kegiatan itu, turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Simalungun Julham Apandi Saragih, S.H., Plt. Camat Silou Kahean Nursini Purba, S.H., tokoh pendidikan H. Joloman Sipayung, S.Pd., serta Pangulu Nagori Silou Paribuan Saidin Saragih.
Peringatan Maulid Nabi juga diisi tausiah oleh Ustad Muhammad Rifai. Sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat turut hadir mengikuti rangkaian kegiatan.
AKP Edy Syahputra mengatakan, kehadiran kepolisian dalam kegiatan keagamaan masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi sosial dan memperkuat sinergitas lintas sektor.
“Kehadiran kami dalam kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kegiatan keagamaan masyarakat, sekaligus mempererat sinergitas dengan berbagai elemen, baik legislator, pemerintahan maupun tokoh masyarakat,” ujar Edy.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur dalam satu kegiatan masyarakat menunjukkan adanya kebersamaan yang penting untuk terus dipelihara.
Sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, aparatur nagori, legislatif, tokoh agama dan tokoh masyarakat dinilai menjadi salah satu modal penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kegiatan ini menunjukkan soliditas yang kuat di tengah masyarakat,” katanya.
Peringatan Maulid Nabi tersebut berlangsung aman dan kondusif hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Polsek Silou Kahean pun menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dengan masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, aparatur pemerintahan dan unsur legislatif.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus menjaga kondusivitas wilayah Kecamatan Silou Kahean.
