Siantar Corner
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Siantar Corner
  • SMSI
  • danautoba.co.id
  • Siantar
  • Simalungun
  • Dunia
  • Bisnis
  • Future
  • Gallery
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Seremoni
Home Hiburan

Judika dan Rossa Meriahkan Festival Nommensen, Rayakan Seni dan Kebersamaan

Editor: Dhev Fretes Bakkara
16 Maret 2025 | 14:13 WIB
in Hiburan
ADVERTISEMENT

Di tengah gemuruh musik yang merayakan kebersamaan, Festival Nommensen 2025 yang digelar di Universitas HKBP Nommensen (UHN), Medan, pada 12-15 Maret, bukan hanya sekadar perayaan. Lebih dari itu, festival ini menjadi panggung di mana seni, budaya, dan semangat baru bersatu, membentuk jalinan yang tak terputuskan. Di atas panggung utama, dua nama besar musik Indonesia, Rossa dan Judika, hadir menghidupkan malam yang penuh energi dan kenangan.

 Rossa membuka tirai festival dengan suara lembut yang memikat, menyanyikan delapan lagu hits yang sudah akrab di telinga. “Kumenunggu”, “Tegar”, hingga “Pudar” mengalun dengan sempurna, melantunkan harapan dan rasa yang jauh melampaui kata-kata. Para penonton, sebagian besar mahasiswa UHN, tampak larut dalam tiap bait lagu, menyanyi bersama, seolah waktu berhenti sejenak untuk memberikan mereka kesempatan menghidupkan kembali kenangan.

Namun, puncak dari Festival Nommensen 2025 hadir pada hari terakhir, 15 Maret 2025, saat Judika, sang penyanyi berdarah Batak, melangkah ke atas panggung dengan aura penuh semangat. Seperti matahari yang tak bisa dibendung terbenam, Judika langsung menghentak dengan lagu “Bukan Rayuan Gombal”. Tidak hanya sekadar konser,  seakan menjadi perayaan kehidupan, di mana lagu-lagu seperti “Sampai Akhir” dan “Anak Medan”,O Tano Batak, mengundang koor massal dari para penonton, yang bernyanyi seakan tak ada batasan antara panggung dan penonton.

“Puas kali pokoknya, udah lama enggak ada seperti ini,” ucap Judika, mata berbinar, seolah mengingat kembali akar-akar yang membawanya ke puncak karier. Senyuman tulusnya menghiasi hari itu, sebuah perayaan atas perjalanan panjang yang dia lewati, dari Sumut, tanah kelahirannya, menuju panggung-panggung dunia.

Penampilan Judika, yang diselingi dengan lagu-lagu Batak, membawa penonton pada sebuah perjalanan emosional, menggugah rasa kebanggaan akan budaya yang kaya dan penuh makna. “Kami bangga penyanyi dari tanah Batak sudah go internasional,” puji Effendi Simbolon, Ketua Yayasan HKBP Nommensen, yang melihat langsung betapa musik dan budaya Batak dapat menggetarkan jiwa, tak hanya bagi masyarakat Medan, tetapi juga bagi dunia.

Festival ini, yang digagas oleh Effendi Simbolon setelah dilantik sebagai Ketua Yayasan, juga menjadi simbol kebangkitan dan semangat baru bagi Universitas HKBP Nommensen. Dalam waktu empat hari, berbagai kegiatan mulai dari kuliah umum hingga pameran seni, menyatukan berbagai lapisan masyarakat, mahasiswa, dan pemerhati pendidikan, dalam satu kesatuan visi yang lebih besar. Kuliah umum yang menghadirkan narasumber-narasumber ternama, seperti Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid, dan Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, memberi wawasan penting bagi para peserta festival, mengingatkan mereka bahwa pendidikan dan kesadaran sosial adalah kunci bagi masa depan bangsa.

Namun di balik megahnya panggung, di balik riuhnya gelak tawa dan nyanyian, ada satu pesan yang lebih mendalam, yang terasa lewat setiap detak jantung yang seirama dengan musik: kebersamaan. Dalam hari yang dipenuhi lagu-lagu indah, Festival Nommensen mengajarkan bahwa seni bukan hanya untuk dinikmati, tetapi juga untuk mengikat kita dalam jalinan rasa yang sama, dalam semangat yang tak kenal lelah. Sebuah perayaan bukan hanya untuk UHN, tetapi untuk setiap jiwa yang merasakan makna sejati dari sebuah komunitas yang terus berkembang, bersama dalam harmoni yang tak akan pernah pudar.

“Mauliate Nommensen,” kata Judika di penghujung penampilannya. Satu kalimat sederhana, namun penuh arti, untuk mengakhiri festival yang telah menorehkan kenangan indah di hati setiap orang yang hadir.

Tags: #FestivalNommensen2025 #NommensenMedan #JudikaRossaLive #MusikDanBudaya #KebersamaanFestivalNommensen #MedanBergemuruh #PanggungMusikNommensen #FestivalNommensenUHN #HarmoniMusikMedan #KebanggaanBatak

| BERITA TERBARU

Siantar

Gerak Cepat Polsek Gunung Malela Bongkar Sarang Sabu, Seorang Pengedar Diciduk Saat Mempaketi Barang Haram

20 Juli 2026 | 19:19 WIB
Berita

Satresnarkoba Polrestabes Medan Ringkus Pegawai SPA dan Pemasok Happy Water

20 Juli 2026 | 14:29 WIB
Siantar

Festival Rakyat Pematangsiantar Ditutup Meriah, Turnamen Mobile Legends dan Nobar Final Piala Dunia 2026 Banjiri Lapangan Adam Malik

20 Juli 2026 | 06:47 WIB
Siantar

Dandim 0207/Simalungun Sukses Satukan 1.500 Warga Siantar, Nobar Final Piala Dunia 2026 Berlangsung Meriah hingga Dini Hari

20 Juli 2026 | 06:22 WIB
Simalungun

Kapolres Simalungun Sulap Final Piala Dunia 2026 Jadi Pesta Rakyat, Nobar Meriah Satukan Polisi dan Masyarakat

20 Juli 2026 | 03:30 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2017-2026 Siantarcorner.com

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara berita hoax sport

No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2017-2026 Siantarcorner.com

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara berita hoax sport