Menjaga kesehatan perempuan berarti menjaga salah satu fondasi utama ketahanan keluarga. Kesadaran inilah yang terus didorong Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Simalungun melalui pembinaan program Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Test) di Kecamatan Bandar Huluan, Rabu (1/4/2026).
Kegiatan pembinaan berlangsung di Balai Harungguan Tuan Rondahaim Kantor Kecamatan Bandar Huluan dan Puskesmas Bandar Huluan. Selain memantau pelaksanaan program PKK di tingkat nagori, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kaum perempuan, mengenai pentingnya deteksi dini kanker serviks.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran TP PKK Kabupaten Simalungun bersama sejumlah instansi terkait, di antaranya Kepala Dinas Sosial Osnidar Marpaung, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tiarli Sinaga, Kepala Dinas BKKBN Gimrood Sinaga, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Akbar Putera Siregar, serta Kepala Puskesmas Bandar Huluan dr. Imas Wirdaningsih.
Mendorong Perempuan Tidak Takut Memeriksakan Diri
Dalam kesempatan tersebut, Akbar Putera Siregar yang juga menjabat sebagai Camat Bandar Huluan menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pembinaan TP PKK Kabupaten Simalungun.
Ia mengatakan, pemerintah kecamatan bersama Puskesmas Bandar Huluan telah aktif melakukan sosialisasi mengenai IVA Test kepada masyarakat. Pembinaan yang dilakukan TP PKK diharapkan semakin memperkuat semangat seluruh pihak untuk meningkatkan pelayanan sekaligus kesadaran masyarakat terhadap kesehatan perempuan.
Sementara itu, Staf Ahli TP PKK Kabupaten Simalungun Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora, dalam sambutannya mewakili Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, menegaskan bahwa deteksi dini merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan perempuan.
Menurutnya, kanker serviks merupakan salah satu ancaman serius bagi kesehatan perempuan. Namun, risiko tersebut dapat ditekan melalui pencegahan dan deteksi dini yang dilakukan secara tepat.
Karena itu, kader PKK, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan terus memberikan edukasi agar kaum perempuan tidak ragu melakukan pemeriksaan IVA Test.
Kader PKK memiliki peran penting sebagai ujung tombak edukasi di tengah masyarakat. Dengan pendekatan yang dekat dan persuasif, para kader diharapkan mampu menghapus rasa takut maupun keraguan perempuan untuk memeriksakan kesehatan dirinya.
Kesehatan Ibu, Kunci Keluarga Sejahtera
Ketua Pokja I TP PKK Kabupaten Simalungun Ny. Lurinim Purba turut menekankan pentingnya meningkatkan cakupan pemeriksaan IVA Test di seluruh nagori yang berada di Kecamatan Bandar Huluan.
Ia meminta pendataan dilakukan secara baik dan pelaporan dilaksanakan secara berkala agar perkembangan program dapat dipantau secara berkelanjutan.
Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan perempuan bukan hanya menyangkut individu, tetapi juga memiliki dampak besar terhadap kehidupan keluarga.
Ibu yang sehat menjadi salah satu fondasi penting bagi terwujudnya keluarga yang sehat dan sejahtera.
Selain pembinaan IVA Test, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan Kecamatan Bandar Huluan dalam menghadapi penilaian Nagori Percontohan Tingkat Provinsi Sumatera Utara. Untuk itu, seluruh unsur diharapkan menunjukkan kesiapan terbaik, mulai dari tertib administrasi, partisipasi masyarakat, hingga capaian berbagai program PKK.
Melihat Langsung Pelaksanaan IVA Test
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke Puskesmas Bandar Huluan. Tim TP PKK melihat pelaksanaan pemeriksaan IVA Test terhadap masyarakat sekaligus memantau kesiapan pelayanan kesehatan yang tersedia.
Pembinaan tersebut menjadi pengingat bahwa upaya membangun keluarga sejahtera tidak hanya dimulai dari lingkungan rumah, tetapi juga dari keberanian menjaga kesehatan diri.
Melalui edukasi yang berkelanjutan, pelayanan yang mudah dijangkau, serta dukungan kader dan tenaga kesehatan, TP PKK Simalungun terus mendorong lahirnya kesadaran bahwa deteksi dini bukan sesuatu yang perlu ditakuti, melainkan langkah bijak untuk menjaga masa depan perempuan dan keluarganya.

