Dalam rangka menyemarakkan bulan kemerdekaan (Hari Ulang Tahun/HUT) Republik Indonesia (RI) yang ke 72 tahun, Pemerintah Kota Pematangsiantar akan menggelar berbagai kegiatan, salah satunya menggelar lomba makan mie gomak, demikian disampaikan Plh.Walikota Hefriansyah, SE, MM, saat konfrensi pers di rumah dinas Walikota, Jalan MH Sitorus, yang di siarkan langsung melalui media sosial. Kamis siang (3/8/2017).
Pelaksana rangkaian kegiatan HUT RI adalah Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang Pol), pemasangan umbul umbul, spanduk dan bendera, sesuai surat edaran Mensesneg, akan dilakukan sejak 1 Agustus hingga 31 Agustus 2017.
Sebelum puncak peringatan HUT RI ke 72 tahun dilakukan pada 17 Aguatus 2017, Pemko Pematangsiantar akan menggelar sejumlah pertandingan, dari tanggal 5 hingga 10 Agustus 2017, antara lain pertandingan tarik tambang yang akan diikuti 21 group, pertandingan wushu yang akan diikuti 17 sasana. Kemudian menggelar lomba lari goni yang akan diikuti 21 peserta dan lomba photo wisata untuk 15 peserta, ada juga lomba gambar burung garuda yang akan diikuti 111 peserta, serta yang terakhir, lomba makan mie gomak, yang akan diikuti 26 peserta.
Selain itu, sehari jelang detik-detik Proklamasi pada Rabu (16/8/2017), Pemko Pematangsiantar bersama DPRD, akan mendengar pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo, melalui sidang paripurna istimewa DPRD. usai mendengar pidato kenegaraan, Plh Walikota akan mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih (Paskibra) di Ruang Data Pemko Siantar, malam hari akan diisi dengan renungan suci di taman makam pahlawan.
Pada tanggal 17 Agustus 2017, peringatan detik detik proklamasi kemerdekaan RI akan laksanakan di lapangan Haji Adam Malik, melalui upacara nasional, beberapa saat setelah itu, Plh.Walikota akan menyerahkan satya lencana kepada aparatur sipil negara (ASN).
Di lapangan Haji Adam Malik juga akan digelar sosio drama pejuang daerah, dilanjutkan dengan pelepasan parade mobil hias, marching band dan pawai di depan Balai Kota. Nantinya juga akan ditampilkan pagelaran busana tradisional dan tarian tradisional di Jalan Merdeka, disusul doa bersama dan aubade akan digelar di Lapangan Adam Malik.
Sarasehan dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, paskibra dan para mantan pejuang seperti tahun sebelumnya, akan dilaksanakan di rumah dinas Walikota Jalan MH. Sitorus.( REL)
Discussion about this post