Ribuan jemaat dan tokoh lintas institusi memenuhi Gedung Olahraga (GOR) Lantai 4 Suzuya Merdeka Mal, saat Perayaan Paskah Oikumene Kota Pematangsiantar Tahun 2025 digelar dengan penuh khidmat dan sukacita. Acara ini menjadi simbol nyata semangat kebangkitan Kristus yang mempersatukan umat, serta memperkuat toleransi dan keharmonisan di tengah keberagaman kota.
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH, M.Kn, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang, SSTP, M.Si, menyampaikan pesan mendalam dalam sambutan tertulisnya. Ia menekankan bahwa Paskah bukan hanya soal pengorbanan dan kebangkitan, tetapi juga momentum untuk hidup dalam kasih, pengampunan, dan pelayanan nyata di tengah masyarakat.
“Paskah Oikumene ini menghadirkan semangat persatuan dan keberagaman. Energi positif yang dibangun antara gereja dan pemerintah menjadi fondasi kuat menuju Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” ujar Junaedi membacakan pesan wali kota.
Wesly juga mengapresiasi kerja keras panitia dan partisipasi seluruh gereja yang turut menyukseskan perayaan ini. Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, lanjutnya, akan terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai toleransi dan membangun kota yang harmonis.
Ketua Umum Panitia, Pdt Dionisius L Panomban, S.Th, menjelaskan bahwa tema yang diusung tahun ini adalah “Damai Sejahtera Kristus di Tengah Keluarga” (Yohanes 20:26). Tema tersebut menekankan pentingnya peran kasih Kristus dalam membangun keluarga yang damai, yang kemudian berdampak pada lingkungan sosial yang lebih sehat dan penuh toleransi.
Tak hanya penuh makna, acara ini juga menyentuh sisi kemanusiaan. Dalam momen haru, Sekda Junaedi menyerahkan bantuan kursi roda kepada seorang pendeta yang membutuhkan, sementara Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak menyerahkan bantuan gitar kepada sejumlah gereja sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan dan pembinaan iman di tengah jemaat.
Perayaan Paskah Oikumene ini juga menghadirkan renungan dan khotbah penuh inspirasi dari Pdt Dr Donald Pieter Sinaga, yang mengajak umat untuk menghidupi pesan Paskah dalam kehidupan sehari-hari.
Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda dan perwakilan berbagai institusi, di antaranya Kapolres Pematangsiantar, Ketua PN Pematangsiantar, perwakilan Danrem 022/Pantai Timur, Dandim 0207/Simalungun, Danyonif 122/Tombak Sakti, Danrindam I/BB, serta Bimas Kristen Kanwil Kemenag Sumut.
Acara ditutup dengan suasana penuh syukur, menyatukan jemaat dari berbagai denominasi gereja dalam satu semangat: Kristus telah bangkit. Haleluya!

