Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar di bawah kepemimpinan Wali Kota Wesly Silalahi kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk membantu masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M.
Kegiatan yang bertujuan menstabilkan pasokan dan harga pangan serta mengendalikan inflasi daerah tersebut digelar di Lapangan Adam Malik Pematangsiantar selama dua hari, mulai Kamis (12/02/2026) hingga Jumat (13/02/2026).
Gerakan Pangan Murah tersebut juga mendapat kunjungan dari Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Liswati Wesly Silalahi yang meninjau langsung kegiatan serta antusiasme masyarakat yang berbelanja kebutuhan pokok.
Terlihat warga cukup ramai memadati lokasi kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Sistem pembayaran juga dibuat fleksibel, yakni dapat dilakukan secara tunai maupun melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Dalam kegiatan ini tersedia berbagai bahan pokok seperti beras, telur, gula pasir, minyak goreng, hingga sayur-mayur seperti cabai, bawang, dan tomat.
Adapun daftar harga bahan pokok yang dijual di GPM antara lain: beras SPHP isi 5 kilogram Rp51.500, minyak goreng 1 liter Rp11.000, telur satu papan Rp47.000, gula pasir 1 kilogram Rp15.000, cabai merah 1/4 kilogram Rp7.500, bawang merah 1/2 kilogram Rp14.000, bawang putih 1/2 kilogram Rp15.000, serta cabai rawit 1 kilogram Rp30.000.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar L Pardamean Manurung mengatakan kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan langkah pemerintah daerah untuk mengendalikan inflasi sekaligus membantu masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya bulan Ramadhan.
“Selain untuk pengendalian inflasi, kegiatan ini juga bertujuan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Ramadhan,” ujarnya, Jumat (13/02/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan sehari-hari. (*)

