PEMATANGSIANTAR – Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mendorong Universitas Simalungun (USI) terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.
Harapan tersebut disampaikan Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Pematangsiantar, Fidelis Edy Suranta Sembiring SSTP MSi, pada pelantikan Pengurus dan Pengawas Yayasan USI Periode 2026–2031.
Kegiatan berlangsung di Aula Pascasarjana USI, Jalan Sisingamangaraja, Kota Pematangsiantar, Kamis (29/10/2026).
Dalam sambutannya, Wesly menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus dan pengawas yang baru dilantik. Ia berharap amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, profesionalisme, serta semangat pengabdian demi kemajuan yayasan dan USI.
Wesly juga menekankan pentingnya membangun sinergi dengan seluruh unsur universitas, menerapkan tata kelola kelembagaan yang transparan dan profesional, serta mengutamakan kepentingan lembaga di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, mencetak generasi muda yang unggul, serta menghasilkan SDM yang berkarakter, berintegritas, dan mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.
“Peningkatan mutu pendidikan, pengembangan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan, penguatan tata kelola kelembagaan, serta peningkatan kepercayaan masyarakat harus menjadi perhatian dan prioritas bersama,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Wesly optimistis kepengurusan periode 2026–2031 dapat menjadi momentum untuk melakukan pembenahan dan inovasi, meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik, serta memperkuat daya saing USI agar semakin dipercaya dan dibanggakan masyarakat.
Ia menegaskan, Pemko Pematangsiantar memandang pembangunan SDM melalui pendidikan sebagai investasi penting bagi masa depan daerah dan bangsa. Karena itu, kemajuan pendidikan membutuhkan dukungan dan kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, serta masyarakat.
Kepada pengurus dan pengawas yang baru dilantik, Wesly juga berpesan agar menjaga kekompakan, memelihara persatuan, dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan.
“Jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk melahirkan gagasan dan keputusan terbaik bagi kemajuan lembaga,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan USI Marsma (Purnawirawan) Ir Budi Raja Manggala Purba menekankan pentingnya kerja sama dan komunikasi antara yayasan dengan seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, kemajuan yayasan dan masa depan USI tidak mungkin diwujudkan hanya melalui kerja individu, melainkan membutuhkan dukungan bersama dari rektorat, dekan, dan seluruh unsur universitas.
“Kerja sama dan komunikasi yang baik adalah kunci. Mari kita saling mendukung untuk kebaikan masa depan, tidak mungkin dilaksanakan secara individu,” ujarnya.
Budi juga mengajak seluruh pihak mendukung berbagai terobosan baru. Ia turut menyoroti potensi alumni USI yang telah tersebar di berbagai daerah dan instansi, baik eksekutif, legislatif, maupun yudikatif, agar dapat dijajaki dan diberdayakan untuk mendukung kemajuan almamater.
Ketua Yayasan USI yang baru dilantik, Brigjen (Purnawirawan) Waston Purba SIP, mengajak seluruh pengurus dan pengawas bekerja sama dengan ikhlas serta mengedepankan semangat kekeluargaan.
Ia menyebut kemajuan USI membutuhkan sinergi seluruh civitas akademika, termasuk dukungan orang tua mahasiswa dan para pemangku kepentingan.
“Melalui momentum pelantikan ini, mari bekerja sama dan berkolaborasi dengan penuh kekeluargaan,” ajaknya.
Rektor USI Prof Dr Sarintan Efratani Damanik SHut MSi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus serta pengawas sebelumnya yang telah mengabdi selama empat tahun. Ia juga menyambut kepengurusan baru dan mengajak seluruh pihak bersama-sama membawa USI menuju arah yang lebih baik.
Sarintan mengingatkan bahwa pendidikan tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian gelar akademik, tetapi juga harus membentuk karakter dan perilaku yang baik.
“Pendidikan bukan semata-mata hanya untuk gelar, tetapi pendidikan adalah bagaimana cara berbicara yang baik, berpakaian yang baik, dan berkarakter yang baik,” tegasnya.
Adapun susunan Pengurus Yayasan USI Periode 2026–2031 yakni Ketua Brigjen (Purnawirawan) Waston Purba SIP; Wakil Ketua Bidang Akademik Prof Dr R Hamdani Harahap MSi; Wakil Ketua Bidang Usaha Sarmando Saragih SH; Sekretaris Ober Saragih SH; dan Bendahara Fitria M Damanik SE.
Sementara jajaran Pengawas Yayasan USI terdiri dari Ketua Jamara Ramhot Jaya Damanik SP SH MEc Dev, dengan anggota Drs Binsar Panalom Sumbayak, Rohdian Purba SSi MSi, Sepriandison Saragih SH MSi Kes CIA CMed, serta St Nedy Ivo Hamonangan Saragih ST.
Pelantikan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Pematangsiantar, Ephorus GKPS Pdt John Christian Saragih STh MSc, perwakilan LLDIKTI Wilayah I, perwakilan Bupati Simalungun, Ketua Panitia Parlin Dony Sipayung, tokoh masyarakat, serta tokoh adat.
Momentum pelantikan ini diharapkan menjadi awal penguatan kolaborasi seluruh unsur yayasan dan universitas untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan serta kemajuan USI pada periode mendatang. (*)

