Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi mengunjungi sekaligus meninjau Program Bimbingan Belajar (Bimbel) Tambahan bagi siswa-siswi di SMP Negeri 5 Pematangsiantar, Jalan Cornel Simanjuntak, Kelurahan Martimbang, Kecamatan Siantar Selatan, Senin (26/01/2026).
Program bimbel tambahan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJLSP), serta Bank Sumut. Selain dilaksanakan di SMP Negeri 5, program serupa juga berjalan di SD Negeri 125543, Jalan Farel Pasaribu Atas.
Sekda Junaedi menyampaikan, kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas amanat dan instruksi Wali Kota Wesly Silalahi dalam mewujudkan visi dan misi Kota Pematangsiantar yang Cerdas.
“Sesuai arahan Bapak Wali Kota, kami ingin melihat langsung situasi dan kondisi pelaksanaan program bimbingan belajar di SMP Negeri 5 ini,” ujar Junaedi.
Ia menjelaskan, program bimbingan belajar tersebut telah berjalan selama kurang lebih tiga minggu dan merupakan program Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar yang didukung melalui CSR Bank Sumut Cabang Pematangsiantar bekerja sama dengan Forum TJLSP.
Untuk jenjang SMP, kegiatan bimbel dilaksanakan setiap Senin dan Selasa, sedangkan untuk jenjang SD dilaksanakan pada Rabu dan Kamis, dengan menggandeng Lembaga Bimbingan Belajar Ganesha Operation (GO). Mata pelajaran yang difokuskan meliputi Matematika, Bahasa Inggris, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Bahasa Indonesia.
Junaedi juga menjelaskan bahwa tim pelaksana program bimbel merupakan personel yang dibentuk untuk membantu perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan kegiatan. Dalam hal ini, Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar bertindak sebagai penanggung jawab utama.
“Kehadiran layanan pendidikan luar sekolah seperti bimbingan belajar ini menjadi solusi yang relevan dan dibutuhkan, karena mampu memberikan pendampingan intensif, metode belajar yang lebih personal, serta strategi pemahaman materi yang efektif dan menyenangkan,” jelasnya.
Adapun tujuan program bimbel untuk jenjang SD antara lain memperkuat fondasi literasi dan numerasi, membantu transisi metode belajar dari bermain menuju berpikir logis, serta membantu penyelesaian pekerjaan rumah dengan pemahaman yang benar.
Sementara untuk jenjang SMP, program ini bertujuan mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS), pendalaman materi sains dan matematika lanjutan, serta memberikan konsultasi minat dan bakat sebagai persiapan memilih sekolah lanjutan.
Metode pembelajaran yang diterapkan untuk jenjang SD meliputi gamifikasi, visualisasi, storytelling, serta drilling ringan dan bertahap. Sedangkan untuk jenjang SMP digunakan metode active learning, mind mapping, mind mnemonik, serta contextual teaching and learning (CTL).
“Untuk mencapai hasil maksimal, pengajar yang terlibat merupakan tenaga profesional dari Lembaga Bimbingan Belajar Ganesha Operation Cabang Kota Pematangsiantar,” kata Junaedi.
Sebagaimana diketahui, Ganesha Operation melalui konsep Revolusi Belajar 3B telah terbukti mampu meningkatkan prestasi peserta didik. Konsep ini menyeimbangkan penggunaan otak kanan dan kiri secara selaras, sehingga proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan materi pelajaran lebih mudah dipahami. Evaluasi perkembangan hasil belajar siswa juga dipantau melalui Sistem Informasi Akademik terkomputerisasi berupa Evaluasi Prestasi Belajar (EPB).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Johannes Sihombing SSTP MSi, Kepala Bappeda Sofie M Saragih SSTP MSi, Sekretaris Dinas Pendidikan Drs Risbon Sinaga MM, Kabid PAUD Dikdas Febry Reguel Manatap Anthony Pakpahan, Kabid PTK Prima Novi Andi, Kabid PNF Fakhruddin Sagala, Ketua Forum TJLSP Gabriel Pandiangan, serta perwakilan Bank Sumut Cabang Pematangsiantar. (*)

