Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) Ke-74 Tahun 2026, Bhayangkari Cabang Kota Besar Medan bersama Polrestabes Medan menggelar khitanan massal sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (6/7/2026) di Mapolrestabes Medan tersebut diikuti sebanyak 109 anak dari berbagai wilayah di Kota Medan dan sekitarnya.
Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara Ny. Mona Whisnu Hermawan hadir bersama jajaran pengurus Bhayangkari Daerah Sumatera Utara untuk meninjau langsung jalannya kegiatan. Turut mendampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Besar Medan Ny. Nelly Jean Calvijn Simanjuntak beserta jajaran pengurus Bhayangkari Cabang Kota Besar Medan dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan bahwa khitanan massal merupakan salah satu bentuk pengabdian Polri bersama Bhayangkari dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelayanan sosial dan kesehatan.
“Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari bukan hanya menjadi momentum peringatan organisasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kepedulian kepada masyarakat. Melalui kegiatan khitanan massal ini, kami berharap dapat membantu masyarakat sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yang mengikuti kegiatan. Semoga apa yang kami lakukan hari ini menjadi manfaat dan semakin mempererat hubungan antara Bhayangkari, Polri, dan masyarakat,” ujar Kapolrestabes Medan.
Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Kota Besar Medan Ny. Nelly Jean Calvijn Simanjuntak menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata semangat Bhayangkari untuk terus hadir memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Kami sangat bersyukur kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, khususnya tim medis Sunat 123 Medan yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta. Kami berharap anak-anak yang mengikuti khitanan hari ini tumbuh menjadi anak-anak yang sehat, berani, saleh, serta menjadi kebanggaan keluarga, bangsa, dan negara,” ucap Ny. Nelly.
Pelaksanaan khitanan massal dipercayakan kepada tim medis profesional dari Sunat 123 Medan yang menggunakan metode Fine Sealer, yakni teknik khitan modern yang menggabungkan teknologi bipolar (electrosurgical), clamp, dan lem medis. Metode tersebut memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya tanpa jahitan maupun perban yang menempel, proses tindakan yang lebih cepat, hasil yang lebih estetis, serta memungkinkan anak langsung mengenakan pakaian dan beraktivitas setelah tindakan.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai jalannya kegiatan. Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara Ny. Mona Whisnu Hermawan bersama jajaran Bhayangkari tampak menyapa dan memberikan semangat kepada anak-anak yang mengikuti khitanan. Sebagai bentuk apresiasi atas keberanian para peserta, beliau turut menyerahkan hadiah kepada anak-anak yang telah selesai menjalani khitan. Senyum bahagia dari para peserta dan orang tua menjadi gambaran nyata kepedulian Bhayangkari terhadap masyarakat.
Di sisi lain, Kapolrestabes Medan bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kota Besar Medan turut memastikan seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan secara maksimal. Mulai dari kesiapan lokasi, fasilitas pelayanan kesehatan, alur pemeriksaan, hingga pendampingan kepada peserta dilakukan secara optimal sehingga kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan nyaman.
Melalui khitanan massal dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari Ke-74 Tahun 2026 ini, Bhayangkari Cabang Kota Besar Medan bersama Polrestabes Medan kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial yang humanis dan bermanfaat. Semangat kebersamaan, kepedulian, dan pelayanan yang tulus diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

