Keluhan soal sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi kembali muncul dari kalangan petani. Kali ini, persoalan tersebut disampaikan langsung kepada Bhabinkamtibmas Polsek Bosar Maligas saat menyambangi ladang warga di Huta II Pulo Banjar, Nagori Banjar Hulu, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun, Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Dalam kegiatan sambang dan patroli dialogis itu, Aiptu J.S. Butar Butar berdialog langsung dengan salah seorang petani, Ibu Sukirna, sembari melihat kondisi tanaman yang sedang dibudidayakan.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menggali berbagai persoalan yang dihadapi warga, khususnya petani.
“Bhabinkamtibmas melaksanakan sambang dan patroli dialogis ke area perladangan warga sebagai bentuk kepedulian dan pendekatan langsung kepada masyarakat,” ujar Verry.
Dari dialog tersebut, petani menyampaikan keluhan mengenai sulitnya memperoleh pupuk bersubsidi. Kondisi itu dinilai cukup membebani karena pupuk nonsubsidi yang tersedia di pasaran memiliki harga jauh lebih tinggi.
“Warga mengeluhkan sulitnya memperoleh pupuk bersubsidi. Sementara pupuk nonsubsidi harganya jauh lebih mahal dan dinilai tidak sebanding dengan hasil panen yang akan diperoleh,” ungkapnya.
Menurut Verry, persoalan pupuk tersebut menjadi catatan penting yang dihimpun personel di lapangan. Keluhan masyarakat nantinya dapat diteruskan kepada instansi terkait sebagai bahan masukan untuk mencari solusi atas persoalan yang dihadapi petani.
Selain menyerap aspirasi, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada petani dan warga sekitar agar tetap menjaga keamanan serta meningkatkan kewaspadaan di lingkungan perladangan maupun permukiman.
Verry menegaskan, sambang ke tengah masyarakat bukan hanya soal menjaga keamanan. Kehadiran polisi di lapangan juga menjadi ruang untuk mendengar langsung persoalan yang dirasakan warga.
“Kegiatan seperti ini penting karena petugas dapat memahami secara langsung berbagai persoalan masyarakat, termasuk isu yang berkaitan dengan sektor pertanian,” katanya.
Kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Polres Simalungun memastikan kegiatan sambang dan patroli dialogis akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memastikan berbagai keluhan warga dapat terpantau dan diteruskan kepada pihak yang berwenang.
“Saya Siap, Saya Semangat, Pengabdian Terbaik, Salam Presisi,” pungkas Verry.

