Di balik kiprahnya sebagai Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Simalungun, St. Sahata Silalahi, S.T., memiliki perjalanan hidup yang berakar pada keluarga, nilai-nilai kehidupan, dan kecintaannya terhadap tanah kelahiran.
Lahir di Ambarisan, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sahata Silalahi merupakan putra dari St. K. Silalahi dan H. br. Sumbayak. Ia tumbuh sebagai anak kedua dari lima bersaudara, dalam lingkungan keluarga yang menjadi bagian penting dari perjalanan pembentukan karakter dan prinsip hidupnya.
Latar belakang tersebut menjadi bagian dari kisah pribadi Sahata Silalahi, seorang putra daerah yang membawa identitas Simalungun sebagai bagian dari perjalanan kehidupannya.
Keluarga, Fondasi dalam Perjalanan Hidup
Dalam kehidupan pribadi, Sahata Silalahi membangun rumah tangga bersama Jermiati br. Damanik. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai tiga orang anak, yakni Ester Silalahi, Feby Silalahi, dan Abram Silalahi.
Bagi Sahata, keluarga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan hidup. Peran sebagai suami dan ayah menghadirkan tanggung jawab tersendiri dalam menjalani kehidupan, sekaligus menjadi bagian dari kisah pribadinya di luar aktivitas organisasi dan politik.
Keluarga, dalam konteks ini, bukan sekadar latar belakang biografis, melainkan bagian dari perjalanan yang turut mewarnai kehidupan seorang individu dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya di tengah masyarakat.
Kejujuran sebagai Prinsip Utama
Salah satu ungkapan yang menjadi motto hidup Sahata Silalahi adalah, “Letakkan kejujuran di atas segalanya.”
Kalimat sederhana tersebut mengandung pesan mendasar tentang pentingnya kejujuran dalam membangun kepercayaan dan menjaga integritas. Dalam kehidupan bermasyarakat, kejujuran menjadi salah satu fondasi bagi terciptanya hubungan yang sehat, baik dalam lingkup keluarga, pekerjaan, organisasi, maupun kehidupan publik.
Namun, kejujuran tidak berhenti pada sebuah motto. Nilai tersebut memperoleh makna ketika diwujudkan melalui sikap, keputusan, dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Terlebih bagi seseorang yang mengemban tanggung jawab dalam organisasi politik, kepercayaan masyarakat menjadi hal penting yang perlu dijaga. Integritas, keterbukaan, serta kesesuaian antara perkataan dan tindakan merupakan nilai yang dapat menjadi ukuran dalam menjalankan tanggung jawab tersebut.
Motto yang dipegang Sahata Silalahi merepresentasikan prinsip hidup yang ingin ia kedepankan: menempatkan kejujuran sebagai landasan dalam menjalani setiap langkah kehidupan.
Berakar dari Simalungun
Ambarisan, Kecamatan Sidamanik, menjadi titik awal perjalanan hidup Sahata Silalahi. Dari wilayah tersebut, kisah pribadinya berkembang hingga ia dipercaya memimpin DPD PSI Kabupaten Simalungun.
Identitas sebagai putra daerah merupakan bagian penting dari profilnya. Kedekatan dengan tanah kelahiran juga menjadi pengingat bahwa kehidupan sosial dan politik tidak terlepas dari lingkungan masyarakat tempat seseorang tumbuh dan menjalani kehidupannya.
Sebagai Ketua DPD PSI Kabupaten Simalungun, jabatan yang diembannya menempatkan Sahata dalam ruang tanggung jawab organisasi sekaligus kehidupan politik daerah. Peran tersebut membawa tuntutan untuk membangun komunikasi, menjaga kepercayaan, serta memahami berbagai aspirasi masyarakat.
Pada akhirnya, profil seseorang tidak hanya tercermin dari latar belakang keluarga, tempat kelahiran, atau jabatan yang disandang. Nilai-nilai yang dipegang serta bagaimana nilai tersebut diterapkan dalam kehidupan nyata juga menjadi bagian penting dalam mengenal sosoknya.
Bagi Sahata Silalahi, kejujuran menjadi prinsip yang ia ungkapkan melalui mottonya. Prinsip itu menyampaikan pesan bahwa kepercayaan perlu dijaga, integritas harus dipertahankan, dan tanggung jawab perlu dijalankan dengan kesungguhan.
Kejujuran adalah prinsip, integritas adalah komitmen, dan kepercayaan merupakan nilai yang harus dijaga dalam setiap perjalanan kehidupan.
Profil Singkat Sahata Silalahi
– Nama: St. Sahata Silalahi, S.T.
– Tempat lahir: Ambarisan, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun
– Ayah: St. K. Silalahi
– Ibu: H. br. Sumbayak
– Urutan kelahiran: Anak kedua dari lima bersaudara
– Istri: Jermiati br. Damanik
– Anak: Ester Silalahi, Feby Silalahi, dan Abram Silalahi
– Jabatan: Ketua DPD PSI Kabupaten Simalungun
– Motto hidup: “Letakkan kejujuran di atas segalanya.”

