Pekan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Nasional 2022 digelar serentak di seluruh Indonesia, 15-20 Agustus 2022. Di Kota Pematang Siantar, Pekan QRIS Nasional 2022 berupa Launching Becak Wisata QRIS Kemerdekaan 77 Bank Indonesia (BI), Senin (15/8).
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematang Siantar Teuku Munandar, menerangkan perkembangan teknologi semakin pesat, yang juga berdampak pada transaksi keuangan masyarakat yang serba digital (non tunai).
“Sekarang ini, cukup dengan handphone, semua pembayaran bisa dilakukan. Terutama bagi kaum milenial yang ingin serba cepat,” kata Munandar.
Masih kata Munandar, pandemi Covid-19 telah mendorong transaksi digital semakin cepat. Ke depan, diyakini, transaksi seperti itu akan semakin berkembang.
Seiring perkembangan transaksi digital, lanjutnya, penarik becak juga harus menggunakannya, khususnya becak wisata di Kota Pematang Siantar. Apalagi yang sering melakukan travelling adalah kaum milenial yang sudah menggunakan transaksi non tunai.
“BI dan Pemerintah Kota Pematang Siantar bersama BSA Owner Motorcycles Siantar (BOMS) dan stakeholder lainnya berkolaborasi menciptakan sistem pembayaran becak BSA menggunakan QRIS,” sebut Munandar.
Sebagai langkah awal, bertepatan dengan Semarak HUT ke-77 Kemerderkaan Republik Indonesia dan Pekan QRIS Nasional, digelar sosialisasi kesiapan becak BSA menggunakan QRIS.
“Tanggal 15, 17, dan 20 Agustus 2022 naik becak BSA cukup bayar Rp77, namun harus pakai QRIS. Mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB,” terang Munandar.
Ditambahkannya, ada 10 unit becak BSA yang disediakan untuk sosialisasi tersebut, dengan titik awal di Tugu Becak, Parkir Pariwisata, Jalan Merdekka Pematang Siantar.
“Untuk rute, sekitaran Kota Pematang Siantar, paling jauh Parluasan dan Komplek Megaland,” sambungnya.
Lebih lanjut Munandar mengatakan, ada tiga dimensi dari kegiatan Becak Wisata QRIS Kemerdekaan 77 tersebut. Ketiga dimensi tersebut yakni: Kebangsaan, yaitu menyemarakkan HUT ke-77 Kemerdekaan RI dengan memberikan layanan naik becak Rp77; Ekonomi, diharapkan dapat berkontribusi dalam sektor pariwisata dengan menambah daya tarik Kota Pematang Siantar; dan Sosial Budaya, yakni becak BSA sebagai ikon Kota Pematang Siantar harus dilestarikan.
“Becak BSA jangan sampai tinggal cerita untuk anak cucu, harus terus ada,” tukasnya, seraya menambahkan program tersebut juga membantu penarik becak BSA semakin giat bekerja dengan adanya subsidi dari BI.
Munandar melanjutkan, becak BSA sebagai ikon harus memberikan kemaslahatan bagi masyarakat Kota Pematang Siantar.
“Untuk lebih memasyarakatkan QRIS, sehingga semakin banyak masyarakat menggunakan QRIS. Sehingga transaksi masyarakat menjadi Cepat, Mudah, Murah, Aman, dan Handal (CeMuMuAH),” tandasnya.
Munandar juga mengatakan, di Kota Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun kegiatan Pekan QRIS Nasional juga berupa DigiCampus di Universitas Simalungun (USI), Siantar DigiFest, Launching Digi-Pay di Pondok Pesantren Al Barokah Simalungun, Jumat (19/8).
Sedangkan perkembangan transaksi QRIS di Kota Pematang Siantar, Munandar mengaku semakin meningkat. Jika selama tahun 2021 nilainya Rp5,9 miliar, maka selama Januari-Mei 2022 sudah mencapai Rp9,7 miliar. Transaksi, katanya, didominasi transaksi di bidang UMKM.
“Kita juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pematang Siantar yang mendukung digitalisasi. Di mana OPD sudah mulai menggunakan transaksi non tunai, seperti membayar pajak dan retribusi,” jelasnya.
Sementara itu, Presiden BOMS dan Ketua Dekranasda Kota Pematang Siantar Kusma Erizal Ginting menerangkan, UMKM telah menjadi kekuatan ekonomi di Indonesia, yang bertahan saat krisis dan pandemi Covid-19.
Erizal juga menerangkan sejarah becak BSA yang merupakan kendaraan rampasan dari penjajah. BSA, katanya, mulai dijadikan moda transportasi sejak tahun 1960.
Sedangkan Kepala Cabang BTN Pematangsiantar Zulmamdy Zamzami mengaku sangat menghargai BSA sebagai warisan sejarah.
“Becak BSA sebagai moda transportasi hanya ada di Siantar. Tidak ada di daerah lain, dan ini menjadi daya tarik pariwisata,” tukasnya.
BTN, lanjutnya, sangat mensupport UMKM yang mulai bangkit pasca pandemi Covid-19. BTN sebagai BUMN dan Himbara juga mendorong transaksi non tunai.
“Selamat kepada BOMS atas launching Becak Wisata QRIS Kemerdekaan 77,” ucapnya.

