Respons cepat dan pendekatan humanis kembali ditunjukkan personel Polres Sibolga dalam menjaga kondusivitas wilayah. Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas Kelurahan Pancuran Gerobak bersama perangkat kelurahan dan piket SPKT, perselisihan antara dua warga berhasil diselesaikan secara damai.
Peristiwa yang terjadi di Jalan SM Raja pada Minggu malam (19/4/2026) itu melibatkan A.R. dan A.N., yang semula dipicu kesalahpahaman hingga berujung perkelahian. Akibat insiden tersebut, salah satu pihak mengalami luka di bagian pipi dekat bibir.
Menindaklanjuti kejadian itu, personel Polres Sibolga bergerak cepat dengan mempertemukan kedua belah pihak. Upaya mediasi pun dilakukan dengan mengedepankan prinsip problem solving serta pendekatan persuasif yang menitikberatkan pada dialog dan pemulihan hubungan.
Dalam suasana yang kondusif, petugas memberikan pemahaman kepada kedua pihak untuk menahan emosi dan mencari titik temu. Hasilnya, kedua warga sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan tanpa melanjutkan ke proses hukum.
Kesepakatan damai tersebut kemudian dituangkan dalam surat pernyataan yang disaksikan pihak terkait, sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga keharmonisan dan mencegah terulangnya kejadian serupa.
Keberhasilan ini menjadi cerminan nyata kehadiran Polri sebagai penengah yang tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga membangun rasa keadilan dan kedamaian di tengah masyarakat. Pendekatan humanis yang dikedepankan terbukti efektif menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

