Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (PTP2WKSS) adalah program peningkatan peran wanita yang mempergunakan pola pendekatan lintas bidang pembangunan, secara terkoordinasi dengan upaya yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga guna mencapai tingkat hidup yang berkualitas.
Hal ini disampaikan Ketua Tim Evaluasi PTP2WKSS, Hardiyanto, S. STP, M. AP dari Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sumatera Utara (Provsu), saat mengunjungi Nagori Siatasan, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun di Lokasi Wisata Bagot.
Acara yang dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun Ny Ratnawati Radiapoh Hasiholan Sinaga, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Simalungun Ny Bernadetta Esron Sinaga, Dinas DPMPN, Dinas Kesehatan, Dinas PP dan PA, Disperindag, Dinas PPKB, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Hampang, Dinas PU, Dinas Capil, Dinas Sosial, Dinas Kominfo, Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Pengurus TP PKK Kabupaten Simalungun, Camat Dolok Panribuan, Ketua TP PKK Kecamatan, dan TP PKK Nagori.
Kadis DPMPN Jhonni Saragih mengucapkan selamat datang kepada tim evaluasi PTP2WKSS Provsu di Nagori Siatasan, Kecamatan Dolok Panribuan. Ini merupakan salah satu upaya Pemerintah bersama masyarakat untuk penanggulangan kemiskinan melalui peningkatan peran perempuan dalam pembangunan adalah melalui program terpadu peningkatan peran wanita menuju keluarga sehat dan sejahtera (PTP2WKSS).
“Program ini merupakan upaya untuk mengembangkan SDM dan SDA serta lingkungan untuk mewujudkan dan mengembangkan keluarga sehat sejahtera dan bahagia untuk pembangunan masyarakat dengan perempuan sebagai penggeraknya.
Dalam kesempatan tersebut, Ny Ratnawati Radiapoh Hasiholan Sinaga selaku Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun juga turut hadir dan memberikan kata sambutan.
“Selamat datang kepada tim evaluasi dari propinsi di nagori siatasan. Nagori ini memiliki SDA yang dapat menunjang pertumbuhan perekonomian. Ada banyak pohon aren yang nantinya dapat dibuat menjadi barang yang bermanfaat, misalnya saja buahnya dapat dibuat manisan kolang kaling, permen, dan tepung aren, ijuknya untuk berbagai macam kerajinan, dan air nira yang juga memiliki manfaat. Nantinya nagori ini juga bisa menjadi tempat wisata bagot.” ungkap Ny Ratnawati.
“Kita sebagai kaum Ibu memiliki peranan yang sangat penting dalam rumah tangga. Jadilah wanita yang tangguh dan kreatif agar bisa membantu perekonomian keluarga. Dalam kesempatan ini, saya berharap kepada dinas terkait yang hadir disini juga dapat membantu agar nagori siatasan mengalami kemajuan dan masyarakatnya menjadi sejahtera.” ujar Ny Ratnawati menambahkan.
Dalam kesempatan tersebut, Dinas PMPN memberikan bantuan kompor gas sebanyak 35 unit, Dinas Kominfo memberikan bantuan untuk peningkatan jaringan, begitu juga dengan dinas lainnya yang hadir juga turut memberikan bantuan demi kemajuan Nagori Siatasan ke depan.

