Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Siantar Barat membahas sebanyak 123 usulan pembangunan dari masyarakat. Kegiatan tersebut dibuka Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn yang diwakili Asisten Administrasi Umum Dedy Tunasto Setiawan SH MH di Aula Kantor Camat Siantar Barat, Jalan Purba, Kelurahan Timbang Galung.
Dalam arahan dan bimbingan tertulis Wali Kota Wesly yang dibacakan Dedy, disampaikan bahwa Musrenbang Kecamatan merupakan tahapan strategis dalam sistem perencanaan pembangunan daerah yang menerapkan prinsip bottom-up planning, di mana aspirasi masyarakat dari tingkat paling bawah menjadi dasar penyusunan prioritas program dan kegiatan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Menurut Wesly, Musrenbang menjadi jembatan antara kebutuhan riil masyarakat dengan kemampuan anggaran daerah, sehingga pembangunan yang dilaksanakan benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat luas.
“Musrenbang menjadi jembatan antara kebutuhan riil masyarakat dengan kemampuan anggaran daerah, sehingga pembangunan yang dilaksanakan benar-benar menyentuh hajat hidup orang banyak,” demikian disampaikan dalam arahan tertulis Wali Kota.
Ia menambahkan, hal tersebut juga sejalan dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2023 tentang Tata Cara Perencanaan Pembangunan Daerah.
Wesly juga menegaskan, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pematangsiantar Tahun 2025–2029 dengan visi “Kota yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras”, pembangunan tahun 2027 difokuskan pada penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.
Tema pembangunan tersebut adalah “Pemajuan Ekonomi Rakyat, Kreativitas Lokal, dan Keunggulan Produk Daerah”, dengan arah kebijakan pengembangan UMKM, kuliner, serta ekonomi kreatif berbasis budaya. Selain itu, juga mendorong digitalisasi pemasaran produk unggulan kelurahan, penyelenggaraan festival budaya, serta pengembangan ruang publik kreatif sebagai daya tarik ekonomi dan sosial.
Wesly juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya di Kecamatan Siantar Barat, untuk bersinergi dalam membangun Kota Pematangsiantar agar semakin maju.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menyatukan langkah dalam membangun Kota Pematangsiantar yang lebih Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” pesannya.
Sementara itu, Camat Siantar Barat Herwan AR Saragih SH dalam laporannya menjelaskan bahwa Musrenbang merupakan bagian penting dalam sistem pembangunan daerah yang diawali dari tingkat masyarakat.
Menurutnya, proses Musrenbang Kecamatan Siantar Barat diawali dari rembuk warga yang kemudian dilanjutkan dengan Musrenbang kelurahan yang berlangsung pada 27 hingga 30 Januari 2026.
Dalam Musrenbang tingkat kecamatan tersebut, sebanyak 123 usulan dibahas yang mencakup berbagai sektor seperti infrastruktur, ekonomi, sosial budaya, lingkungan hidup, serta dana kelurahan.
“Namun nantinya akan dibahas sektor prioritas karena adanya keterbatasan anggaran daerah,” jelas Herwan.
Pada kesempatan itu, Herwan juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pematangsiantar yang telah mengakomodir pembangunan Kantor Camat Siantar Barat yang berlokasi di Jalan Purba, Kelurahan Timbang Galung.
Menurutnya, pembangunan kantor camat tersebut sempat tertunda akibat pandemi Covid-19.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pematangsiantar, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimca Siantar Barat, kepala puskesmas, para lurah, Ketua TP PKK Kecamatan Siantar Barat Ny Widya Astuti Herwan Saragih, serta undangan lainnya. (*)

