Literasi keuangan menjadi salah satu kunci membangun masyarakat yang semakin cerdas dalam mengelola penghasilan dan mengambil keputusan finansial. Pesan itu mengemuka saat Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn membuka secara resmi kegiatan Edukasi Pasar Modal bagi PNS Muda, UMKM, Tim Penggerak PKK, dan Bhayangkari, di Aula Lantai 3 Kantor Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar, Jalan Merdeka, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Pematangsiantar Tahun 2026), sekaligus menjadi langkah untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
Wali Kota Wesly menyambut baik pelaksanaan edukasi tersebut. Menurutnya, pemahaman mengenai pasar modal menjadi semakin penting, khususnya bagi masyarakat usia produktif, generasi muda, pelaku UMKM, penggerak PKK, dan Bhayangkari.
Wesly berharap para peserta tidak hanya mengenal investasi secara umum, tetapi juga memahami bagaimana menjadi investor secara benar, mengenali risiko, serta mampu membedakan investasi legal dengan praktik investasi ilegal.
“Saya berharap peserta memahami berbagai instrumen pasar modal, mekanisme menjadi investor, pengenalan Single Investor Identification (SID) dan rekening efek, prinsip diversifikasi, investasi jangka panjang, serta cara mengenali investasi yang legal dan menghindari penipuan maupun investasi ilegal,” terang Wesly.
Kepada PNS/ASN usia produktif dan generasi muda, Wesly berharap edukasi tersebut dapat menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan mengelola penghasilan secara sehat, disiplin, dan terencana.
Menurutnya, kemampuan mengelola pendapatan tidak hanya berkaitan dengan memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga bagaimana seseorang dapat mempersiapkan masa depan melalui perencanaan keuangan yang bijak.
“Kepada para pelaku UMKM, edukasi ini diharapkan memperluas wawasan mengenai pengelolaan surplus usaha, diversifikasi aset, serta pilihan pembiayaan dan investasi yang sesuai dengan tahap perkembangan usaha,” sebutnya.
Wesly juga mengapresiasi sinergi TPAKD Kota Pematangsiantar bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumatera Utara dan BRI Danareksa Sekuritas dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Ia berharap edukasi pasar modal tidak berhenti sebatas penyampaian materi, tetapi dilanjutkan dengan pemahaman yang lebih praktis. Di antaranya pengenalan profil risiko, simulasi pembukaan rekening efek atau SID secara sukarela, serta edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Semoga kegiatan Edukasi Pasar Modal Tahun 2026 memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta dan menjadi langkah positif dalam membangun masyarakat Kota Pematangsiantar yang semakin Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” pungkasnya.
Diikuti 100 Peserta
Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdako Pematangsiantar Sari Dewi Rizkiyani Damanik SSTP MSP, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program kerja TPAKD Kota Pematangsiantar Tahun 2026.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai berbagai instrumen investasi di pasar modal. Dengan pemahaman yang lebih baik, masyarakat diharapkan mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak, terukur, sesuai kemampuan, dan mempertimbangkan profil risiko masing-masing.
“Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda, pelaku UMKM, penggerak PKK, dan Bhayangkari,” ujar Sari.
Sari menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti 100 peserta, terdiri dari PNS muda di lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar usia produktif, Tim Penggerak PKK Kota Pematangsiantar, pelaku UMKM, serta anggota Bhayangkari Polres Pematangsiantar.
Usai pembukaan, dilakukan penyerahan cenderamata dari Pemerintah Kota Pematangsiantar kepada para narasumber, yakni Deputi Wilayah Bursa Efek Indonesia Sumatera Utara Enny Magdalena Saragih dan Relationship Manager BRI Danareksa Sekuritas Lidya Tiara Sani.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Pematangsiantar AKBP Dhana Noer Kurniawan SIK MM, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pematangsiantar Subrata Nata Lumbantobing SSTP MSP, Ketua Bhayangkari Cabang Pematangsiantar Ny Melati Dhana Noer Kurniawan beserta jajaran, pimpinan OPD Pemko Pematangsiantar, perwakilan TP PKK, serta undangan lainnya. (*)
