Komitmen Pemerintah Kota Pematangsiantar dalam memperkuat tata kelola organisasi dan pemberdayaan keluarga kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan Monitoring Tertib Administrasi PKK Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026. Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn bersama Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi secara langsung menyambut kedatangan Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara di halaman Kantor Camat Siantar Barat, Jalan Purba, Kelurahan Timbang Galung, Kamis (18/06/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wesly menegaskan bahwa tertib administrasi merupakan fondasi utama keberhasilan Gerakan PKK dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat hingga tingkat keluarga.
“Administrasi yang baik bukan sekadar dokumen pencatatan kegiatan, tetapi menjadi alat pengendalian yang jelas, terukur, dapat dievaluasi, serta menjadi sumber data yang akurat dalam perencanaan dan pengambilan keputusan,” ujar Wesly.
Atas nama Pemerintah Kota Pematangsiantar, Wesly menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK yang selama ini bekerja secara sukarela dengan penuh dedikasi dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK. Menurutnya, keberhasilan berbagai program pemberdayaan masyarakat tidak terlepas dari kerja keras para kader yang menjadi ujung tombak pembangunan keluarga di tengah masyarakat.
Wesly berharap kegiatan monitoring tidak hanya dipandang sebagai ajang penilaian semata, tetapi menjadi sarana pembinaan, evaluasi, dan pembelajaran untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan PKK agar semakin profesional, efektif, dan akuntabel.
“Kami berharap berbagai inovasi, capaian, dan praktik terbaik yang telah dilakukan dapat ditampilkan dengan baik. Masukan dari Tim Monitoring juga menjadi bekal penting untuk terus menyempurnakan program PKK ke depan,” katanya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi menegaskan bahwa tertib administrasi merupakan urat nadi organisasi PKK. Menurutnya, administrasi yang tertata dengan baik menjadi kunci dalam memastikan setiap program dapat direncanakan, dilaksanakan, dan dievaluasi secara tepat sasaran.
“Administrasi bukan sekadar formalitas atau pelengkap perlombaan. Administrasi yang baik adalah instrumen penting untuk memastikan program-program PKK memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” tegas Liswati.
Ia juga mengingatkan seluruh kader PKK agar menjadikan monitoring sebagai momentum untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas tata kelola organisasi.
“Setiap masukan dan arahan dari Tim Monitoring harus menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri dan melengkapi berbagai kekurangan yang masih ada,” pesannya.
Dalam sambutan tertulis Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara Ny Kahiyang Ayu Bobby Nasution yang dibacakan Sekretaris TP PKK Provinsi Sumut Budi Prayogi, dijelaskan bahwa kegiatan monitoring merupakan tindak lanjut dari supervisi yang sebelumnya telah dilakukan.
Menurutnya, monitoring bukan sekadar kegiatan seremonial atau kompetisi, melainkan upaya melihat secara langsung implementasi 10 Program Pokok PKK di tengah masyarakat sekaligus mengukur komitmen seluruh jajaran PKK dalam melakukan pembinaan secara berkelanjutan.
“Hasil monitoring ini akan menjadi dasar penilaian untuk menentukan daerah terbaik yang akan melaju ke tahap evaluasi berikutnya. Nantinya akan dipilih enam kabupaten terbaik dan tiga kota terbaik di Sumatera Utara,” ujarnya.
Kelurahan Simarito yang mewakili Kota Pematangsiantar dalam kategori Tertib Administrasi tampil optimistis. Lurah Simarito Citra Zai SH berharap kerja keras seluruh kader dan masyarakat dapat mengantarkan kelurahannya meraih prestasi terbaik di tingkat provinsi.
Rangkaian kegiatan diisi dengan pemaparan capaian program oleh Ketua TP PKK Kelurahan Simarito Ny Rahayu Kurniati Citra Zai, penampilan yel-yel kader PKK, serta proses monitoring langsung oleh tim dari TP PKK Provinsi Sumatera Utara.
Selain kategori Tertib Administrasi, Tim Monitoring TP PKK Sumut juga melakukan penilaian pada sejumlah kategori lainnya, yakni Aku Hatinya PKK di Kelurahan Tong Marimbun, Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) di Kelurahan Baru, Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di Kelurahan Tomuan, serta IVA Test di Kecamatan Siantar Selatan.
Melalui kegiatan ini, Pematangsiantar kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun keluarga yang berkualitas, memperkuat kelembagaan PKK, serta mewujudkan masyarakat yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras. (*)

