Satu unit bus penumpang yang kerab disebut “Legend Raja Jalanan” Antar lintas Sumatera (ALS) terbakar di jalan lintas Bukittinggi-Medan.
Seluruh penumpang dilaporkan selamat.
Bus terbakar tepatnya di Jalan Raya Bateh Rumbang Palupuh Km 37 Nagari Nan Limo Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Dirlantas Polda Sumatera Barat Kombes Hilman mengatakan peristiwa itu diketahui terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Bus yang bergerak dari pool di Medan itu mengalami mati mesin di lokasi.
Akibat Kejadian itu sempat membuat macet jalur penghubung Sumbar dan Sumut tersebut,tampak para pengendara dan penumpang yang melintas di lokasi juga turut mengabadikan momen tersebut dengan android masing masing.
“Kejadian satu unit bus merek ALS dengan Nopol BK 7285 LD bertempat tepatnya di jalan raya Bateh Rumbang Palupuh kilometer. Diduga karena arus pendek kelistrikan mobil,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Bukittinggi AKP Ghanda Novidiningrat di Bukittinggi, seperti dikutip Antara, Senin (13/3).
Ia menyebutkan tidak ada korban jiwa dari kebakaran bus dan nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp 1,75 miliar.
“Tidak ada korban jiwa, namun seluruh barang milik penumpang yang ada di dalam bagasi mobil tidak bisa diselamatkan,” katanya.
Ia mengatakan kejadian berawal dari mogoknya bus yang disopiri oleh Saparuddin Lubis (45) yang hendak menuju Jakarta dari Medan.
“Saat mogok, sopir langsung turun memeriksa keluar ke bagian mesin yang berada di belakang mobil. Ia mengaku melihat adanya api yang sudah menjalar,” katanya.
Sopir langsung bereaksi menyuruh seluruh penumpang untuk turun menyelamatkan diri sehingga semuanya selamat.
Proses pemadaman dibantu oleh petugas pemadam kebakaran dari Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam.
“Ada 16 penumpang di dalam bus, semua selamat ditambah empat orang awak bus termasuk sopir,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Agam Dandi Pribadi.
“Semua penumpang selamat walaupun barang tidak bisa dievakuasi, kondisi penumpang masih trauma hingga belum bisa ditanyakan perihal keadaan bus sebelum terjadinya kebakaran,” tukasnya (dhev/ant/ist)

