Respons cepat dan profesional kembali ditunjukkan Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Utara setelah menerima laporan penemuan benda mencurigakan yang diduga granat tangan di kawasan bantaran sungai, Kecamatan Sunggal, Jumat (3/7/2026). Berkat penanganan yang sigap, benda berbahaya tersebut berhasil diamankan dan dimusnahkan tanpa menimbulkan korban maupun gangguan terhadap masyarakat.
Laporan pertama disampaikan Kepala Lingkungan 11 Lembah Berkah yang menemukan benda mencurigakan di bantaran sungai. Informasi itu segera diteruskan kepada Bhabinkamtibmas dan Polsek Sunggal, kemudian dilaporkan ke Polrestabes Medan sebelum akhirnya Tim Jibom Den Gegana Sat Brimob Polda Sumut diterjunkan untuk melakukan penanganan sesuai prosedur.
Dipimpin Panit I Subden Jibom, IPDA Jujun Lesser Berutu, S.H., lima personel bergerak menuju lokasi dengan membawa perlengkapan penjinakan bom lengkap, termasuk peralatan pelindung, perlengkapan disposal, serta kendaraan operasional khusus. Sebelum menuju titik penemuan, tim lebih dahulu berkoordinasi dengan Kapolsek Sunggal dan personel setempat guna memastikan pengamanan lokasi berjalan maksimal.
Setibanya di lokasi, Tim Jibom langsung melakukan identifikasi dan pemeriksaan secara teliti. Hasil pemeriksaan memastikan bahwa benda tersebut merupakan bom militer jenis granat tangan dengan panjang sekitar 9 sentimeter dan diameter sekitar 4,5 sentimeter. Demi menghindari risiko terhadap keselamatan warga, tim kemudian melaksanakan proses disposal atau penghancuran di lokasi yang telah disiapkan dengan menerapkan standar operasional dan protokol keamanan secara ketat.
Setelah proses penghancuran selesai, personel kembali melakukan observasi dan pengecekan di lokasi ledakan. Hasilnya, granat tangan tersebut berhasil dihancurkan secara sempurna sehingga tidak lagi menimbulkan ancaman bagi masyarakat maupun lingkungan sekitar.
Keberhasilan penanganan ini kembali membuktikan kesiapsiagaan serta kemampuan teknis Tim Jibom Den Gegana Satuan Brimob Polda Sumut dalam menghadapi ancaman bahan peledak secara cepat, tepat, dan profesional. Usai operasi, tim melaksanakan konsolidasi, pemeriksaan kembali seluruh peralatan khusus, serta menyerahkan berita acara disposal kepada Polsek Sunggal sebagai bagian dari penyelesaian prosedur penanganan.

