Patroli tersebut dipimpin oleh IPDA Afrildhon Pasaribu, S.H. dengan melibatkan 25 personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara. Kegiatan diawali dengan penyisiran sejumlah ruas jalan utama dan kawasan yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan serta kejahatan jalanan. Selain patroli mobile, personel juga melaksanakan sambang dan dialog humanis dengan masyarakat guna mempererat hubungan antara Polri dan warga sekaligus menyerap informasi terkait situasi kamtibmas di lingkungan sekitar.
Kehadiran personel Brimob di lapangan mendapat respons positif dari masyarakat yang merasa lebih aman dengan meningkatnya intensitas patroli pada malam hingga dini hari. Upaya preventif ini menjadi bagian dari komitmen Brimob Sumut dalam menciptakan rasa aman dan menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Saat patroli berlangsung, personel menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya sekelompok pemuda yang terlibat tawuran di kawasan Jalan Meteorologi, Kota Medan. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel segera bergerak menuju lokasi dan melakukan tindakan kepolisian secara cepat, tepat, dan profesional.
Dari hasil tindakan tersebut, petugas berhasil mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam aksi tawuran berikut dua bilah senjata tajam jenis kelewang yang diduga akan digunakan dalam aksi tersebut. Untuk proses hukum lebih lanjut, para pelaku beserta barang bukti kemudian diserahkan kepada Polsek Tembung.
Selain fokus pada pencegahan tindak kriminalitas, patroli juga menemukan beberapa titik yang minim penerangan jalan dan berpotensi menjadi faktor pendukung terjadinya kecelakaan maupun tindak kejahatan. Temuan tersebut akan menjadi bagian dari pemetaan kerawanan yang terus dimonitor sebagai bahan evaluasi guna mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Keberhasilan pengungkapan ini menjadi bukti nyata kesiapsiagaan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara dalam menjaga keamanan wilayah. Melalui kehadiran personel secara konsisten di lapangan, Brimob Sumut terus menunjukkan komitmennya sebagai garda terdepan dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas, menindak pelaku kejahatan, serta menjaga Kota Medan tetap aman, tertib, dan kondusif.

