Seorang prajurit TNI-AD tewas usai dilindas Bus Eldivo jurusan Pematang Siantar – Medan, Senin (25/12/2023) sore.
Prajurit yang belakangan diketahui bernama Syaiful Anwar itu ditabrak Bus tepat di Kantor Imigrasi Tapian Dolok, Jalan Medan Km 11,5, Desa Dolok Ulu, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.
Korban sendiri sudah terbujur kaku di bawah roda kendaraan berat Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) bernomor polisi BK 7161 WA tersebut.
Kasat Lantas Polres Simalungun, AKP Haris Sihite menyampaikan kepada wartawan bahwa pihaknya hingga berita ini diturunkan masih melakukan olah tempat kejadian perkara. Informasi lebih lengkap akan disampaikan setelah proses penyelidikan.
Jenazah korban pun telah dibawa ke Ruang Instalasi Jenazah dan Medikolegal RSUD Djasamen Saragih untuk dibersihkan, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Sementara itu, Dandim 0207/Simalungun, Letkol Inf Hadrianus Yossy membenarkan kecelakaan yang telah merenggut anggotanya itu.
Ia mengaku bahwa segala proses hukum diserahkan kepada pihak kepolisian.
Kabar duka yang mendalam ini juga disampaikan melalui media sosial oleh Dewi Kartika Sari, keluarga korban. Dengan perasaan kehilangan yang tak terucapkan, Dewi Kartika Sari mengungkapkan betapa besar rasa duka atas kepergian Saipul Anwar akibat kecelakaan yang mengguncang hati kita semua. Dalam unggahannya di Facebook, ia menulis, “Innalilahi wa innailaihi rojiun. Saipul Anwar Epong Teladan Curup, adik kami, telah berpulang ke rahmatullah di Medan hari ini… Semoga Allah mengampuni semua dosa dan menerima semua amal ibadahnya. Husnul khotimah. Ya Allah, adik… terlalu cepat adik meninggalkan kami sekeluarga.”
Berdasarkan laporan yang beredar di media sosial dan video yang diunggah oleh akun Suprayetno, kecelakaan tersebut terjadi ketika bus Eldivo menabrak sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BK 3199 TAD yang dikendarai oleh Saipul Anwar. Dalam rekaman video yang menggambarkan momen mengerikan itu, terlihat Saipul Anwar dengan seragam loreng TNI tergeletak di bawah roda depan kanan bus yang mematikan.
Suprayetno, yang juga turut menjadi saksi dalam peristiwa ini, menyampaikan, “Telah terjadi kecelakaan di depan Pos Polisi Tapian Dolok, dan kami menduga korban adalah seorang anggota TNI.” Ia menambahkan, “Korban adalah seorang Babinsa yang bertugas di Serbelawan.”
Situasi di lokasi kejadian terbilang dramatis. Upaya evakuasi Saipul Anwar yang terjepit di bawah bus terhambat oleh adanya sebatang pohon besar yang berdiri di sebelahnya.
Meskipun tim evakuasi, termasuk anggota TNI yang berusaha dengan segala tenaga, namun mereka dihadapkan pada kendala yang mempersulit tugas mereka. Upaya untuk menggulingkan bus agar korban dapat ditarik keluar juga tidak membuahkan hasil karena adanya rintangan berupa pohon besar yang tak dapat dihindari.
Dari rekaman video yang diunggah, tampaknya bus tersebut menabrak sepeda motor dari belakang, mengakibatkan Saipul Anwar, seorang Babinsa yang setia menjalankan tugasnya di Serbelawan, terpelanting dan terjepit dalam kecelakaan yang merenggut nyawanya. (*)
Pada bulan Maret lalu Bus Eldivo juga telah merenggut nyawa seorang siswi,
Kecelakaan tragis menimpa siswi SMA di Jalan Medan Km 6, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, Rabu (15/3/2023) siang. Korban tewas dengan posisi tubuh terseret ban Bus AKDP Eldivo yang datang dari arah Medan.
Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, korban saat itu mengendarai sepeda motor dari arah Medan menuju pusat Kota Pematangsiantar dengan berboncengan. Kendaraan korban searah lajuan dengan Bus Eldivo dengan nomor polisi AB 7168 WA.
Korban terlindas hingga meninggal dunia di tempat.

