Malam Minggu menjadi perhatian khusus jajaran Satreskrim Polres Simalungun. Menjelang perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Tim Reserse Mobile (Resmob) meningkatkan patroli untuk mencegah geng motor, balap liar dan berbagai potensi gangguan keamanan.
Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut digelar pada Sabtu (15/8/2026) mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai dengan menyasar sejumlah lokasi yang dianggap rawan gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Simalungun.
Ketua Tim Resmob Satreskrim Polres Simalungun AIPTU Lasang Sinaga mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran polisi untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pada malam hari libur.
«“Kami melaksanakan Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar AIPTU Lasang Sinaga.»
Menurutnya, malam Minggu biasanya diwarnai meningkatnya aktivitas masyarakat, terutama kalangan generasi muda. Kondisi tersebut menjadi perhatian kepolisian karena dapat dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Karena itu, Tim Resmob melakukan penyisiran ke sejumlah titik yang selama ini dinilai rawan menjadi tempat berkumpulnya kelompok geng motor maupun lokasi yang kerap digunakan untuk balap liar.
«“Kegiatan ini bertujuan mengantisipasi kegiatan masyarakat di malam libur, serta antisipasi adanya geng motor dan balap liar di wilayah hukum Polres Simalungun,” jelasnya.»
Titik Rawan Disisir
Personel bergerak menyusuri lokasi-lokasi yang dianggap memiliki potensi gangguan kamtibmas. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu mencegah terjadinya aksi kejahatan jalanan sekaligus mempersempit ruang gerak kelompok yang berpotensi meresahkan masyarakat.
Kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada penindakan. Kehadiran polisi juga dikedepankan sebagai langkah preventif, dengan memberikan peringatan dan mencegah aktivitas berbahaya sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan.
AIPTU Lasang Sinaga menegaskan, KRYD merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas.
«“Kegiatan KRYD ini merupakan bagian dari strategi kami dalam melakukan tindakan preventif sekaligus represif terhadap potensi gangguan kamtibmas,” ungkapnya.»
Selain mengantisipasi geng motor dan balap liar, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan pengamanan menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Polisi ingin memastikan berbagai rangkaian perayaan kemerdekaan di Kabupaten Simalungun berlangsung aman, tertib dan kondusif.
Polisi Tak Beri Ruang untuk Gangguan Kamtibmas
Satreskrim Polres Simalungun menegaskan KRYD akan terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama menjelang momentum yang berpotensi meningkatkan aktivitas masyarakat.
Langkah tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa kepolisian tidak akan membiarkan jalan raya maupun ruang publik dijadikan arena balap liar atau tempat berkumpulnya kelompok yang berpotensi melakukan kejahatan jalanan.
«“Kami akan terus konsisten melaksanakan kegiatan KRYD guna memastikan masyarakat dapat merayakan kemerdekaan dengan aman dan kondusif,” tegas AIPTU Lasang Sinaga.»
Dengan patroli yang diperkuat, Polres Simalungun berharap masyarakat dapat menikmati malam akhir pekan maupun rangkaian perayaan HUT RI ke-81 dengan tenang tanpa terganggu aksi geng motor, balap liar maupun gangguan kamtibmas lainnya.
/Humas Polres Simalungun

