Upaya mendeteksi tuberkulosis (TBC) sejak dini mendapat dukungan langsung dari Kapolres Sibolga AKBP Eddy Inganta, S.H., S.I.K., M.H. Saat Pemerintah Kota Sibolga menggelar Active Case Finding (ACF) TBC, Kapolres hadir bersama jajaran Forkopimda untuk meninjau langsung pemeriksaan kesehatan masyarakat.
Kegiatan yang digelar Dinas Kesehatan Kota Sibolga tersebut berlangsung di UPTD Rusunawa Kota Sibolga, Jalan Merpati, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Rabu (12/8/2026).
Sekitar 80 warga mengikuti kegiatan skrining yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kapolres Sibolga turut mengikuti peninjauan pelaksanaan skrining bersama Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik dan jajaran pemerintah daerah.
Kehadiran Kapolres tidak sekadar menjadi bagian dari agenda seremonial. Dalam kesempatan tersebut, AKBP Eddy Inganta menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah untuk menemukan kasus TBC lebih awal sekaligus mencegah potensi penularan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Menurutnya, kesehatan masyarakat memiliki keterkaitan erat dengan terciptanya kehidupan yang aman, sehat dan produktif.
> “Kesehatan masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan yang aman, sehat dan produktif. Karena itu, pemeriksaan secara berkala dan deteksi dini perlu terus dilakukan,” ujar AKBP Eddy Inganta.
Kapolres juga mengajak masyarakat agar tidak ragu mengikuti pemeriksaan kesehatan. Jika ditemukan gejala maupun indikasi penyakit, masyarakat diharapkan segera mendapatkan penanganan dari tenaga kesehatan.
Sementara itu, pelaksanaan ACF TBC dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 12–14 Agustus 2026. Selain menjadi upaya mendeteksi kasus TBC di tengah masyarakat, kegiatan tersebut juga dikemas sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Usai arahan Wali Kota Sibolga dan rangkaian pembukaan, para pejabat bersama masyarakat kemudian meninjau langsung pelaksanaan skrining Active Case Finding TBC.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama.
Melalui ACF TBC tersebut, sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, tenaga kesehatan dan masyarakat diharapkan semakin kuat. Bukan hanya untuk menemukan penyakit lebih awal, tetapi juga membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab bersama.
Kapolres Sibolga pun menunjukkan bahwa dukungan terhadap kesehatan masyarakat menjadi bagian dari kehadiran Polri di tengah masyarakat, sejalan dengan upaya menciptakan lingkungan yang sehat, aman dan produktif.

