Siantar Corner
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Siantar Corner
  • SMSI
  • danautoba.co.id
  • Siantar
  • Simalungun
  • Dunia
  • Bisnis
  • Future
  • Gallery
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Seremoni
Home Pemilu

Pedagang : Tanpa Uang pun Kami Pilih Mangatas

Editor: Dhev Fretes Bakkara
17 November 2024 | 13:03 WIB
in Pemilu
ADVERTISEMENT

Ratusan pedagang kaki lima di Taman Bunga dan pengusaha odong-odong berduyun-duyun datang menemui Mangatas Silalahi.

 

Rombongan ini datang ke center pemenangan Pasangan Calon Nomor 2 Mangatas Silalahi-Ade Sandrawati Purba di Jalan Sudirman, Sabtu (16/11) sore.

 

Mereka bertujuan untuk memberikan dukungan kepada Mangatas Silalahi-Ade Sandrawati Purba supaya menang pada Pilkada 27 November 2024 mendatang. Di pertemuan itu, para pedagang hanya mengharapkan satu hal kepada Mangatas saat jadi Walikota, yakni tidak di usir berjualan.

 

S Simanjuntak mewakili pedagang mengungkapkan selama ini mereka tidak nyaman karena kerap di usir. Padahal dari berdaganglah sumber kehidupan mereka termasuk juga menyekolahkan anak.

“Kami melihat Bapak Mangatas Silalahi adalah sosok yang peduli dengan rakyat kecil. Itu sebabnya kami memberikan dukungan,” ujar S Simanjuntak.

 

Hal yang sama dikatakan salah seorang pedagang boru Sitompul. Sambil berurai air mata, wanita ini mengaku sedih harus main kucing-kucingan dengan petugas Satpol PP.

“Harapan kami kepada Bapak Mangatas dan Ade Purba, tolong perhatikanlah kami. Kami tidak butuh uang Bapak. Tanpa uangpun kami pilih Bapak. Semoga Mangatas Silalahi menang dan kami para pedagang diperhatikan oleh pemerintah,” ujarnya.

 

Sementara itu, Mangatas Silalahi didampingi Ade Purba menyampaikan terimakasih atas dukungan dari pada pedagang.

Mangatas sekilas menceritakan mengenai pedagang di depan kantor DPRD. Ketika itu pemerintah melarang mereka berjualan di sana.

“Waktu itu saya kalah saat pemilihan DPRD. Namun posisi saya sebagai ketua Golkar, saya ikut memperjuangkan mereka. Sehingga sampai saat ini mereka nyaman berjualan,” ujar Mangatas.

 

Dikatakan juga, dalam konsepnya pembinaan pedagang bukanlah soal penggusuran atau pengusiran, namun penataan. Sekalipun ada aturan tapi ada namanya sebuah kebijakan. Sehingga untuk pedagang kaki lima, Mangatas menyampaikan perlu penataan dan perhatian.

Perhatian yang dimaksud di sini soal bantuan sosial dari pemerintah.

“Misalnya bantuan pendidikan beasiswa bagi siswa yang orangtuanya tidak mampu perlindungan kesehatan serta pembinaan UMKM. Nah ini sudah masuk dalam program visi misi kami,” ujar Mangatas.

“Jadi kedatangan Bapak Ibu di sini sudah tepat. Pasangan nomor 2 merupakan calon pemimpin yang pro rakyat,” kata Mangatas. (*)

| BERITA TERBARU

Siantar

Kapolres Pematangsiantar dan Forkopimda Jalan Santai Bersama Ribuan Warga, Perkuat Sinergi Jaga Kota Tetap Kondusif

19 Juli 2026 | 10:34 WIB
Siantar

Ribuan Warga Siantar Tumpah Ruah! Dandim Letkol Inf Agus Mochtadi Pimpin Jalan Santai Sehat Meriahkan Event Festival Rakyat Di Kota Pematangsiantar

19 Juli 2026 | 09:14 WIB
Siantar

Respon Cepat Call Center 110, Polsek Siantar Barat Redam Keluhan Musik Keras di Jalan Kartini

19 Juli 2026 | 01:31 WIB
Siantar

Patroli Malam Dayok Mirah Polres Pematangsiantar Tertibkan Knalpot Brong, Dua Sepeda Motor Diamankan

18 Juli 2026 | 23:29 WIB
Siantar

Polres Pematangsiantar Gelar KRYD Semalam Suntuk, Sasar Geng Motor hingga Pelaku 3C

18 Juli 2026 | 23:26 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2017-2026 Siantarcorner.com

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara berita hoax sport

No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2017-2026 Siantarcorner.com

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara berita hoax sport