Dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan jajaran Polres Pematangsiantar. Kali ini, Polsek Siantar Barat melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Bantan, AIPTU Rayendra P. Damanik, melakukan pendampingan penjualan hasil panen jagung milik petani binaan ke Bulog Cabang Pematangsiantar, Senin (8/6/2026) siang.
Pendampingan dilakukan untuk memastikan proses pemasaran hasil panen berjalan lancar sekaligus memberikan kepastian akses pasar bagi petani. Jagung hasil panen tersebut langsung dipasarkan ke Gudang Bulog Cabang Pematangsiantar yang berada di Jalan Rakutta Sembiring Gang Darussalam, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba.
Kapolsek Siantar Barat IPTU Raja Kaya Haloho SH MH menjelaskan, jagung yang dijual merupakan hasil panen petani binaan bernama Maruba Silalahi. Total hasil panen yang berhasil dipasarkan mencapai 150 kilogram dengan kadar air 12,3 persen.
“Jagung diterima Bulog dengan harga Rp6.400 per kilogram. Adapun persyaratan penjualan yang harus dipenuhi yakni menggunakan goni putih polos, dijahit menggunakan mesin dengan benang, serta biaya transportasi ditanggung oleh petani,” jelas Kapolsek.
Menurutnya, pendampingan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang Ketahanan Pangan (Ketapang), khususnya peningkatan produksi dan pemasaran komoditas jagung.
Selain membantu petani memperoleh akses penjualan yang lebih terjamin, kehadiran personel kepolisian juga menjadi wujud pelayanan kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga.
Program pendampingan ini diharapkan mampu memberikan motivasi kepada petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian serta memanfaatkan jalur pemasaran resmi yang memberikan kepastian harga dan penyerapan hasil panen.
Melalui langkah tersebut, Polsek Siantar Barat menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendukung program strategis pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan nasional.

