Upaya memperkuat koordinasi dan efektivitas penegakan hukum terus dilakukan Polres Sibolga. Melalui Satuan Reserse Kriminal, Polres Sibolga menggelar kegiatan sosialisasi dan koordinasi antara Koordinator Pengawas (Korwas), Jaksa Penuntut Umum (JPU), dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) se-wilayah hukum Polres Sibolga di Aula PDDO Polres Sibolga, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Sibolga tersebut dihadiri berbagai unsur penegak hukum dan instansi pemerintah yang memiliki kewenangan penyidikan tertentu, di antaranya personel Sat Reskrim Polres Sibolga, para Kanit Reskrim jajaran, Kejaksaan Negeri Sibolga, Kesbangpol Kota Sibolga, KSOP Sibolga, Imigrasi Sibolga, Bea Cukai Sibolga, hingga Balai Karantina.
Sosialisasi ini menjadi langkah strategis dalam menyamakan persepsi serta memperkuat hubungan kerja antarinstansi menyusul berbagai ketentuan terbaru dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Fokus utama pembahasan adalah penguatan koordinasi antara PPNS, Penyidik Polri, dan Jaksa Penuntut Umum guna mewujudkan proses penegakan hukum yang lebih efektif, profesional, dan akuntabel.
Dalam sambutannya, Wakapolres Sibolga menegaskan pentingnya komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang berkesinambungan antara seluruh unsur penegak hukum. Menurutnya, sinergi yang kuat menjadi kunci dalam menghasilkan proses penyelidikan dan penyidikan yang berjalan sesuai aturan, transparan, serta mampu memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.
Materi sosialisasi disampaikan oleh Kanit Tipidter Sat Reskrim Polres Sibolga, IPDA Seftian Tias Dame. Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai mekanisme koordinasi dan pengawasan terhadap PPNS oleh Penyidik Polri, termasuk implementasi KUHAP baru yang menitikberatkan pada sinkronisasi penanganan perkara, pelaporan perkembangan penyidikan, serta penguatan fungsi pengawasan untuk meningkatkan kualitas penegakan hukum.
Perwakilan Kejaksaan Negeri Sibolga turut memberikan pemaparan mengenai pentingnya kolaborasi antara Korwas, JPU, dan PPNS dalam setiap tahapan penanganan perkara. Koordinasi yang baik dinilai mampu meminimalkan hambatan dalam proses hukum sekaligus memastikan setiap perkara ditangani secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Suasana diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pertukaran pandangan dan pengalaman dari peserta yang hadir. Sesi tanya jawab menjadi ruang untuk membahas berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas penyidikan serta mencari solusi bersama guna meningkatkan efektivitas penegakan hukum di lapangan.
Melalui kegiatan ini, Polres Sibolga menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi yang kuat antara Polri, PPNS, dan Kejaksaan. Kolaborasi yang semakin solid diharapkan mampu menghadirkan sistem penegakan hukum yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

