Suasana menjelang Natal yang biasanya dipenuhi dengan keceriaan dan harapan, kali ini kabar duka menyelimuti satu keluarga di Kabupaten Simalungun. Empat peti jenazah tiba di rumah duka pada Rabu, 20 Desember 2023, menjadi simbol duka yang tak terperikan, menyusul sebuah kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Tol Lubuk Pakam – Tebing Tinggi.
Para keluarga dan sahabat datang silih berganti berlinang airmata,empat peti jenajah berjejer diruang tamu bagai di alam mimpi yang tak diimpikan,tangisan itu pun tersiar di media sosial lewat siaran langsung akun @Sortha Poerba Tua salah satu sahabatnya sesama alumni Akademi Kebidanan Agtaha Pematangsiantar tahun 2012.
Selamat Jalan Teman kami Rose Pasaribu, Suami, Anak dan Bapak Mertua..
Lapang jalan mu mendapatkan Tuhan itu ya nang.. ????
“Amang jo tahe, kek manannya borumu itu nang.. Uda adaloh gelarmu nang… S Keb, padahal baru kau posting kau wisuda,Uda lulus kau P 3 K kau nang,..banyak kali yang samamu nei,.. tengoklah banyak kali yang nonton,.. gak kau ajak kami makan fansit..?
Ely Sihite salah satu sahabat Rosmalina Pasaribu yang juga satu kamar dengannya saat di bersama asrama merasa terkejut dan sedih ketika mengetahui sahabatnya telah pergi untuk selamanya dari media sosial, ” Kalau samaku dia tukang ketawa bang,kadang diam, kami juga masih komunikasi akhir ini tapi agak jarang bang ” tutur Ely .

Keempat korban, satu keluarga yang sebelumnya merayakan momen bahagia kelulusan, adalah Rosmalina Pasaribu, seorang bidan yang baru saja lulus sarjana, bersama suaminya Henri Adi Tindaon (35), anak mereka Elfano Frans Tindaon (3), dan Homri Tindaon (56), ayah dari Henri.
Tragedi memilukan ini terjadi saat kendaraan Toyota Kijang Innova yang mereka tumpangi terlibat dalam kecelakaan tragis di Km 47.500 Desa Pasar Melintang, merenggut nyawa mereka di tempat kejadian.
Sementara itu, tiga korban lainnya, Nur Ampu Sitakar (60), Carlisa Yetta boru Tindaon (6), dan Kristine boru Sibuea (3), berhasil selamat dan kini mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Carlisa telah dipulangkan, sedangkan dua korban lainnya masih dalam perawatan intensif.
Media sosial pun dibanjiri oleh ungkapan belasungkawa. Toni S. Hinalang menulis, “Iyahh ampunnnn, sedih nya kayak gini ya,” dan Rita Oreliathigan menambahkan, “Ngeri kali kakak Ya tuhan… Semoga surga tempat Mereka ya kak.” Evans Evha, Maranatha Elisabeeth Siregar, dan Yuyun Suherman turut menyampaikan rasa kehilangan mereka.
Video siaran langsung ini juga telah dibagikan oleh banyak pengguna media sosial, termasuk oleh Kim Erpinawati yang berkomentar, “Agooh tahe, ngeri nai Tuhan. Selamat jalan dek Rosmalina Pasaribu, suami, anak dan keluarga.”
Dalam kesedihan yang mendalam, warganet bersatu dalam mengenang dan memberikan penghormatan terakhir kepada mereka yang telah kehilangan nyawa dalam tragedi yang menyayat hati ini.

