Lapangan apel Mapolrestabes Medan di Jalan HM Said No.1 dipadati ratusan personel saat Kapolrestabes Medan, Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., memimpin Apel Pemberian Penghargaan Personel Berprestasi, Senin (26/01/2026). Kegiatan berlangsung khidmat, dihadiri PJU Polrestabes Medan, para Kapolsek jajaran, serta personel Polrestabes dan Polsek.
Apel diawali laporan kekuatan personel, pembacaan Tri Brata, Catur Prasetya Polri, dan Panca Prasetya Korpri, sebelum memasuki agenda utama yakni penyerahan penghargaan kepada personel yang dinilai berprestasi.
Dalam amanatnya, Kapolrestabes menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh jajaran atas dedikasi yang telah mengharumkan institusi. Ia menegaskan bahwa setiap prestasi bukanlah kerja individu, melainkan hasil sinergi seluruh personel di lapangan.
Tiga capaian besar menjadi dasar pemberian penghargaan kali ini: pengungkapan kasus pembakaran rumah oleh Sat Reskrim, keberhasilan Sat Narkoba memberantas kartel narkoba di kawasan Jermal dengan dukungan lintas satker, serta penanganan cepat kasus viral pembunuhan orang tua kandung oleh jajaran Reskrim. Kapolrestabes juga menyampaikan bahwa struktur baru Satker PPA dan PPO segera dibentuk untuk memperkuat penanganan kasus sensitif.
Dengan mengusung semangat one for all, all for one, Kapolrestabes mengajak seluruh jajaran menjaga soliditas dan bekerja sebagai satu kesatuan. Ia menegaskan komitmennya untuk turun langsung ke subsatker guna memastikan setiap unit bekerja tepat sasaran.
Pada kesempatan itu, Kapolrestabes menyoroti perubahan besar kawasan Jermal yang sebelumnya dikenal rawan narkoba. Ia mengaku bangga melihat warga kini merasa aman. Saat turun ke lapangan, masyarakat bahkan melambaikan tangan dan menyampaikan terima kasih. Menurutnya, perubahan signifikan ini bukan kebetulan, tetapi hasil kerja keras jajaran yang telah lebih dari sepuluh kali melakukan operasi dalam beberapa bulan terakhir.
Di aspek preventif, Kapolrestabes menekankan bahwa Kota Medan tidak boleh mengalami kemacetan. Ia meminta pelaksanaan strong point pagi dan sore terus diperkuat, serta mendorong penggunaan live record arus lalu lintas secara real-time sebagai bentuk transparansi pelayanan publik.
Pada bidang penegakan hukum, Kapolrestabes memaparkan bahwa angka curas menurun, tetapi curanmor mengalami kenaikan. Ia menegaskan bahwa tersangka curanmor tidak boleh diperlakukan ‘‘baik-baik saja’’ dan memerintahkan Sat Reskrim mendata seluruh kasus sekaligus menyiapkan rilis resmi. Terkait jukir liar dan praktik pungli, ia menekankan tindakan tegas, terlebih jika ditemukan unsur ancaman atau tindak pidana lain. Menurutnya, rasa aman masyarakat sangat bergantung pada ketegasan Polrestabes Medan.
Menutup amanatnya, Kapolrestabes kembali mengingatkan pentingnya kerja sama dan soliditas jajaran dalam menjaga kinerja terbaik Polrestabes Medan. Ia mengucapkan terima kasih dan berdoa agar seluruh personel selalu diberkati Tuhan.
Kegiatan apel ditutup dengan sesi foto bersama, menggambarkan kekompakan dan semangat seluruh personel untuk terus bergerak, bekerja, dan berbenah menuju pelayanan publik yang profesional, humanis, dan semakin dicintai masyarakat.